Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DISAIN PEMBELAJARAN AUTENTIK BERBASIS SMARTPHONE DENGAN MEMPERHATIKAN KARAKTERISTIK PEBELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS, BERKOMUNIKASI, DAN KREATIVITAS Achmad Nooer Fatirul anfatirul; Djoko Adi Waluyo
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2318

Abstract

Mendisain pembelajaran berorientasi pada hal-hal yang nyata/autentik, untuk disinergikan dengan struktur informasi yang telah dimiliki oleh pebelajar.Segala sesuatu yang berkaitan dengan informasi/pesan yang akan disampaikan selalu dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman atau kejadian-kejadian nyata dilapangan akan lebih memberi tantangan pada pebelajar untuk dapat mengetahui lebih banyak tentang apa yang telah diketahui nyabahkan dialaminya. Pesan/informasi yang akan disampaikan tentunya tidak hanya dilakukan dengan tatap muka, akan tetapi dilakukan dengan pemanfaatan media pembelajaran. Media komunikasi yang mudah penggunaannya serta menyenangkan dan dapat dilakukan setiap waktu menjadi utama dalam rancangan penelitian ini.Media smartphone saat ini sudah bukan menjadi barang mewah lagi dan bahkan merupakan suatu kebutuhan bagi setiap individu. Rancangan pembelajaran ini menggunakan smartphone sebagai alat komunikasi antara pembelajar dan pebelajar, antara pebelajar dengan pebelajar, dan antara pebelajar dengan sumber belajar lainnya. Penelitian ini akan memfasilitasi keinganan pebelajar dalam belajarnya dengan mempertimbangkan karakteristik pebelajarsertakemudahanpebelajardalammengikuti proses pembelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran nantinya tidak membosankan melaikan menyenangkan. Karakteristik lain dalam penelitian ini akan dipertimbangkan seperti motivasi berprestasi dan cara belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah penelitan pengembangan Borg & Gall (2003). Sedangkan langkah-langkah dalam mengembangkan model disain pembelajaran mengacu pada disain pengembangan Dick & Carey (2001) Hasil validasi produk didapat bahwa Kemenarikan program sajian model disain pembelajaran bagi pebelajardidapat 90% mengatakan layak, Relevansi bahan yang dipelajari mengatakan 95% mengatakan layak, Kebermanfaatan media aplikasi smartphone dan bahan yang dipelajari mengatakan 95% layak, Kesesuaian bahan yang dipelajari dengan kemudahan akses bahanmengatakan 90% layak, dan Komunikasi dalam tutorial online oleh pebelajarmengatakan 95% layak. Kesimpulan yang didapat setelah dilakukan implementasi dilapangan, bahwa produk pembelajaran autentik dapat dipakai oleh dosen dan guru dalam mendisain pembelajaran si sekolah dan perguruan tinggi.