Moch Nur Islam Sumardi 2), Rumiyadi Sumardi, Rumiyadi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI TEBU (Saccharum officinarum Linn) VARIETAS PS. 864 DENGAN SISTEM REYNOSO DAN SISTEM LAHAN KERING DI KECAMATAN TRANGKIL KABUPATEN PATI Moch Nur Islam Sumardi 2), Rumiyadi Sumardi, Rumiyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 2 September 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v29i2.36

Abstract

Desa Pasucen dan Desa Mojoagung merupakan salah satu desa di Kecamatan Trangkil yang mayoritas penduduknya memiliki usaha perkebunan tebu dengan sistem reynoso maupun lahan kering sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di desa tersebut. Varietas yang sering ditanam petani di Desa Pasucen dan Desa Mojoagung adalah PS. 864 karena varietas ini cocok dikembangkan di tanah aluvial bertipe iklim C2, baik di lahan sawah (sistem reynoso) maupun tegalan (lahan kering). Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui perbedaan pendapatan varietas tebu PS. 864 dengan sistem reynoso dan sistem lahan kering, 2) mengetahui kelayakan usaha tebu varietas PS. 864 dengan sistem reynoso dan sistem lahan kering. Penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Analisis data menggunakan uji t dan uji kelayakan usahatani melalui RCR, BEP, dan ROI. Jumlah seluruh responden sebanyak 51 orang yang terdiri dari 25 orang petani dengan sistem reynoso dan 26 orang petani dengan sistem lahan kering. Hasil penelitian : 1) RCR usahatani tebu sistem reynoso 1,59 sistem lahan kering 1,48. ROI sistem reynoso 59,67% lahan kering 48,27%. BEP(PK) sistem reynoso Rp. 15.862.491 sistem lahan kering Rp. 15.241.669 sedangkan BEP(Q) sistem reynoso 64,29 ton, sistem lahan kering 59,64 ton. BEP(Rp) sistem reynoso 270.251,79 per ton sistem lahan kering 291.378,59 per ton. Ada perbedaan yang signifikan antara usahatani tebu sistem reynoso dengan usahatani tebu sistem lahan kering (p = 0,000), kedua usahatani sistem reynoso dan sistem lahan kering layak untuk diusahakan. Namun sistem reynoso lebih layak diusahakan. Kata kunci : Tebu, kelayakan usahatani reynoso dan lahan kering