Denna Siti Lenggani
Jurusan Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung Jln. Buah Batu No. 212 Bandung 40265

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TARI BADAYA WIRAHMASARI RANCAEKEK Denna Siti Lenggani; Turyati Turyati
Jurnal Seni Makalangan Vol 8, No 1 (2021): "GERAK TUBUH TARI MENGALIR MENCIPTA ASA DAN CITA"
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/mklng.v8i1.1624

Abstract

ABSTRAKTari Badaya Wirahmasari Rancaekek merupakan tarian putri lungguh, diciptakan oleh R. Sambas Wirakusumah pada tahun 1925. Tarian ini menggambarkan para penari bangsawan yang sedang menari di pendopo atau di tempat para menak untuk menyambut tamu. Repertoar tari ini ditetapkan sebagai sumber garap penyajian tari, karena memiliki keunikan tersendiri yang membuka peluang untuk melakukan proses kreatif pe-ngembangan. Dengan demikian, maka untuk mewujudkan konsep tersebut digunakan teori gegubahan, serta menggunakan metode gubahan tari, yaitu berupa pengembangan dari sumber penyajian tradisi tertentu dengan cara memasukkan, menyisipkan, dan memadukan bentuk-bentuk gerak atau penambahan unsur lain, sehingga menghasilkan bentuk penyajiannya yang berbeda dengan tetap mempertahankan identitas sumbernya. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, penulis menggunakan beberapa tahap proses garap di antaranya; eksplorasi, evaluasi, dan komposisi. Hasil akhir yang di dapat yaitu mendapatkan kreativitas dengan memberikan variasi gerak, pengolahan pola lantai, arah hadap, permainan level, serta menggunakan iringan musik asli dengan tidak merubah struktur gerak dan esensi pada tarian sumbernya.Kata Kunci: Penyajian Tari, Tari Badaya Wirahmasari, Gubahan Tari.ABSTRACTDance Badaya Wirahmasari Rancaekek, June 2021. The Badaya Wirahmasari Rancaekek dance is a female lungguh dance, created by R. Sambas Wirakusumah in 1925. This dance depicts noble dancers who are dancing in the pavilion or at the menak's place to welcome guests. This dance repertoire is designated as a source for working on dance presentations, because it has its own uniqueness which opens up opportunities for the creative process of development. Thus, to realize the concept, the composition theory is used, and the dance composition method is used, namely in the form of developing from a particular tradition presentation source by inserting, inserting, and combining forms of motion or adding other elements, so as to produce a different form of presentation with retaining the identity of the source. To be able to realize this, the author uses several stages of the working process including; exploration, evaluation, and composition. The final results obtained are getting creativity by providing variations in motion, processing floor patterns, facing directions, level games, and using original musical accompaniment without changing the structure of motion and essence of the dance source.Keywords: Dance Presentation, Badaya Wirahmasari Dance, Dance Gubahan.