Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PERSONAL SELLING MARKETING COMMUNICATION DI PT. INFOGLOBAL (CONTOH KASUS PRODUK APLIKASI PERTAHANAN MARKAS BESAR TNI ANGKATAN UDARA DI JAKARTA) Ginanjar Bayu Bimantoro; Radyta Achmad Burhanuddin
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 1 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.607 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v22i1.158

Abstract

Dalam era digital ini, banyak perusahaan yang menawarkan produk aplikasi yang bisa dirancang sesuai kebutuhan pelanggan. Dengan banyaknya produk aplikasi yang ada, maka setiap perusahaan harus memiliki strategi tersendiri guna mempromosikan serta mempertahankan produk buatannya tersebut dipasaran. Dengan melakukan riset serta pengembangan produk diharapkan produk aplikasi ini bisa selalu menjadi pilihan utama pelanggan. Seperti yang dilakukan oleh PT. Infoglobal, yang merupakan perusahaan IT (Information and Technology) berbasis produk aplikasi. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1992 ini telah membuat berbagai produk aplikasi hingga saat ini. Produk yang dibuatnya merupakan produk aplikasi yang berbasis web dengan desain dan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Teknik promosi yang dilakukan dan dirasa cukup efektif adalah personal selling. Teknik personal selling yang dilakukan oleh marketing communication PT. Infoglobal memiliki langkah sebagai berikut: Memilih calon pelanggan (prospecting and qualifying) yakni dengan merumuskan segmentasi dan target pasar yang sesuai dengan spesifikasi aplikasi pertahanan yang telah dirumuskan manajemen sebelumnya, Mempelajari calon konsumen (preaproach) yakni dengan dengan mempelajari perilaku verbal dan non verbal pada saat proses komunikasi interpersonal berlangsung, menganalisis gaya berbicara, cara berpakaian dan karakter personal calon customer. Pendekatan (approach) yakni dengan melakukan pendekatan secara personal dan memberikan fasilitas entertainment kepada calon customer. Presentasi dan demonstrasi (presentation and demonstration), yakni menjabarkan informasi produk secara detail dan membuka keterbukaan negosiasi mengenai keinginan customer. Mengatasi keberatan (overcoming objection) yakni dengan melakukan pendekatan persuasif serta melakukan negosiasi mengenai keberatan yang diajukan. Menutup penjualan (closing) ditandai dengan adanya keputusan pembelian dari customer lalu kemudian menyusun jadwal implementasi produk kepada customer. Terakhir, teknik personal selling yang digunakan yaitu tindak lanjut setelah penjualan dan perawatan (follow-up and maintenance) yakni dengan melakukan pendampingan produk selama 1 (satu) tahun dan mencari potensi untuk pengembangan aplikasi selanjutnya. Semua langkah-langkah teknik personal selling diatas, memberikan keuntungan bagi PT. Infoglobal dalam mempromosikan produknya kepada calon customer. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya tabel penjualan yang didapatkan PT. Infoglobal.
PENGARUH CELEBRITY ENDORSER ABEL CANTIKA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP BRAND IMAGE SITUS BELANJA ONLINE LAZADA BAGI AKUN FANSBASE TEAMNYOY Radyta Achmad Burhanuddin; Made Ayu Dresty Vialine
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 24 No 2 (2021): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat (LRPM) Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.922 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v24i2.248

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang Pengaruh Celebrity Endorser Abel Cantika melalui Media Sosial Instagram terhadap Brand Image situs belanja online Lazada Bagi Akun Fansbase TEAMNYOY. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh Celebrity Endorser Abel Cantika melalui media sosial instagram terhadap Brand Image situs belanja online Lazada Bagi Akun Fansbase TEAMNYOY. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah melalui pendekatan kuantitatif. populasi dan sampel penelitian ini merupakan akun fansbase Abel Cantika di media sosial instagram yaitu TEAMNYOY yang aktif untuk mengupdate foto-foto kegiatan antara fans dan Abel Cantika. Sampel yang diambil adalah 209 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan jenis teknik Cluster Sampling Simpel. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan kuesioner sebanyak 53 pernyataan. Metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara pengolahan data menggunakan Software IBM Statistics Versi 23.0. Analisis hasil pengolahan data berupa analisis survei eksplanatif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah adanya hasil pengaruh celebrity endorser Abel Cantika melalui media sosial instagram terhadap brand image situs belanja online Lazada bagi akun fansbase TEAMNYOY. Dengan tingkat korelasi sebesar 46,8% termasuk dalam kategori sedang atau cukup. Adapun saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah agar Lazada lebih aktif dalam bermedia sosial instagram saat celebrity endorser nya memposting promosi mengenai Lazada untuk mengupdate ulang di laman media sosial instagram Lazada. Ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya ketertarikan pengguna Lazada akan informasi yang diterima oleh celebrity endorsernya.