Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si, Ph.D
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Skema Model Vertikultur dan Implikasinya Bagi Pemberdayaan Masyarakat Studi Kasus: Desa Salam Karangpandan Sukoharjo Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si, Ph.D
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): NOV
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.44846

Abstract

Skema pemberdayaan desa sehat dapat dilakukan dengan visi utama peningkatan perekonomian masyarakat desa. Peran serta dan rasa memiliki masyarakat desa menjadi modal utama agar masyarakat yang bersangkutan dapat melakukan aktivitas perekonomiannya secara mandiri dan berkelanjutan.  Desa sehat adalah salah satu bukti dari kemandirian desa di dalam melaksanakan kehidupan di tingkat akar rumput. Dalam kenyataannya berbagai persoalan yang ada di tingkat akar rumput merupakan fenomena kehidupan riil, di mana masyarakat melakukan kegiatan langsung yang bersentuhan dengan sumberdaya alam. Tata nilai yang berlaku di tingkat kampung merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi untuk mendukung terciptanya desa sehat.  Metode yang dilakukan oleh pemberdayaan di desa Salam adalah dengan sistem inovasi pertanian baru dengan pola tanam ke atas yaitu vertikultur. Sistem  budidaya  pertanian  secara  vertikal atau bertingkat ini merupakan konsep penghijauan yang cocok untuk daerah dengan  lahan  terbatas, dan atau pengalihfungsian lahan pekarangan warga yang tidak bernilai ekonomis menjadi memiliki nilai panenan. Misalnya,  lahan  1  meter mungkin  hanya  bisa  untuk menanam  5 batang  tanaman,  dengan  sistem  vertikal  bisa  untuk  20  batang  tanaman.  Sementara itu, vertikultur organik adalah budidaya tanaman secara vertikal dengan menggunakan sarana media tanam, pupuk, dan pestisida yang berasal dari bahan organik non kimiawi. Tanaman organik yang dapat dibudidayakan dan sesuai dengan sistem vertikultur adalah jenis tanaman sayur-sayuran dan tanaman obat-obatan yang memiliki perakaran yang dangkal dan memiliki berat yang relatif ringan sehingga tidak akan terlalu membebani media tanam vertikultur pada pertumbuhan tanaman tersebut.