Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan menguji kelayakan media game yang digunakan untuk melihat kemampuan interaksi dan komunikasi anak autisma. Media ini menggunakan media Adobe Flash 8. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan metode pengembangan dari Luthe, penelitian ini menggunakan enam tahapan yaitu concept, design, material collecting (pengumpulan materi), assembly (pembuatan), testing, dan distribution. Penelitian ini dilakukan di SLB Negeri Pembina Tingkat Prov. NTB dengan Subjek uji coba pengembangan media game adobe flash pada anak autisma. Adapun teknik analisa pengembangan multi media menggunakan validasi ahli media dan ahli materi serta uji kelayakan pengguna media. Adapun hasil penelitian yaitu penilaian dari ahli media mendapat rata-rata kelayakan rentan 4,0-5,0 yang termasuk dalam katgori sangat layak. Sedangkan hasil penilaian ahli materi dalam rentan kelayakan 4,0- 5,0 dalam kategori sangat layak. Begitu juga dengan hasil kelayakan pengguna 4,0- 5,0 kategori sangat layak. Dengan demkian, dapat disimpulkan bahwa game adobe flash untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi anak autisma sangat layak digunakan