Sugeng Sugeng
RSUP dr Sardjito Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Length of Stay dan Karakteristik Pasien (Jenis Kelamin dan Umur) Terhadap Biaya Pasien JKN Acute Infarction Myocardial di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 2016 Lia Suci Kriswanti; Sugeng Sugeng
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 2, No 1 (2017): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.30317

Abstract

Latar Belakang: Undang-Undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran pasal 49 ayat 1 bahwa setiap dokter atau dokter gigi dalam melaksanakan praktik kedokteran atau kedokteran gigi wajib menyelenggarakan kendali mutu dan kendali biaya. Hal ini mendorong peneliti untuk melihat hubungan antara length of stay dan karakteristik pasien (umur dan jenis kelamin) terhadap biaya perawatan sebagai kendali mutu dan biaya.Tujuan: Mengetahui hubungan antara length of stay dan karakteristik pasien (jenis kelamin dan umur) terhadap biaya perawatan pasien JKN acute infarction myocardial di Rumah Sakit Bethesda 2016.Metode Penelitian: Jenis penelitian descriptive dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan cross sectional. Teknik pengambilan data studi dokumentasi. Sampel berjumlah 38 berkas. Teknik sampling purposive sample.Hasil: Dari sampel sebanyak 38 berkas, terdapat jenis kelamin laki-laki 35 orang (92%), perempuan 3 orang (8%). Umur kurang dari sama dengan 65 tahun 24 orang (63%), umur lebih dari 65 tahun 14 orang (37%). Length of stay kurang dari sama dengan 7 hari 28 orang (74%), length of stay lebih dari 7 hari 10 orang (26%). Dari hasil uji statistik Chi-squared Test, diperoleh nilai p-value length of stay sebesar 0,04342 yang menunjukkan bahwa Ho diterima dengan nilai Odd Ratio (OR) sebesar 4,783396Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Length Of Stay terhadap Biaya Pasien JKN Acute Infarction Myocardial di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 2016. Peluang length of stay yang tepat menyebabkan keakuratan biaya perawatan 4,78 kali lebih besar dibandingkan length of stay yang tidak tepat.