Setyoningsih Setyoningsih
Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Aset Wakaf Untuk Pengembangan Pendidikan Islam Kisbiyanto, Kisbiyanto; Setyoningsih, Setyoningsih
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.8148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang bentuk-bentuk aset wakaf, pola pengelolaan aset wakaf, dan efektifitas pengelolaan aset wakaf bagi pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Kudus. Penelitian ini merupakan studi lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, studi dokumen, dan focused group discussion. Analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Simpulan penelitian ini, pengelolaan aset wakaf pada lembaga pendidikan meliputi bentuk-bentuk aset wakaf terdiri dari tanah yang langsung dimanfaatkan untuk pendidikan ataupun akan dimanfaatkan secara tidak langsung untuk pendidikan dan juga berupa gedung dan sarana lainnya untuk pendidikan di sekolah, madrasah, dan pesantren; pengelolaan aset wakaf meliputi persiapan wakaf, ikrar wakaf, sertifikasi aset wakaf, dan pemanfaatannya; dan efektifitas pengelolaan aset wakaf ditunjukkan bahwa sebagian besar gedung dan sarana pendidikan madrasah, sekolah, dan pesantren itu berdiri dan beroperasi di atas tanah wakaf. Artinya, aset wakaf yang terutama berupa lahan tanah benar-benar menjadi kunci penyelenggaraan pendidikan dimulai dari gedung dan sarananya yang berdiri di atas tanah wakaf. Di saat pemerintah belum sepenuhnya bisa menampung semua anak usia sekolah untuk belajar di sekolah milik pemerintah, maka mereka belajar di sekolah atau madrasah swasta yang mengandalkan aset wakaf sebagai solusi yang sangat penting bagi pendidikan masyarakat.
Integrating deep learning and digital literacy into reading instruction to achieve SDG 4: A study in a high school EFL education context in Central Java Setyoningsih, Setyoningsih; Susanto, Dias Andris; Aldizeeri , Maram Miftah; Adeoye, Moses Adeleke
JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) Vol. 10 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joall.v10i2.43679

Abstract

This study investigates integrating deep learning approaches and digital literacy into reading instruction to support the achievement of Sustainable Development Goal 4 (Quality Education) among high school EFL students in Central Java, Indonesia. The study objectives were to evaluate the efficacy of deep learning-based reading strategies in improving students' comprehension, assess their digital literacy levels, and evaluate teachers' perceptions of integrating deep learning and digital literacy in EFL reading classrooms. One hundred seventy-eight tenth-grade students from three public high schools in Central Java participated in this study, which employed a mixed-methods sequential explanatory design.  A digital literacy questionnaire and reading comprehension pre- and post-tests were used to gather quantitative data.  Semi-structured interviews, teacher focus groups, and classroom observations were used to gather qualitative data.  After using immersive learning methodologies backed by digital media resources, pupils' reading comprehension scores significantly improved, according to quantitative studies. There was also a high correlation between students' reading competence and their digital literacy levels. The qualitative data showed greater student participation and high comprehension of the text as observed by teachers accompanied by enhanced engagement, critical thinking, and autonomy of students in reading activities. These results substantiate the integration of deep learning and digital literacy into reading lessons. It raises both cognitive and affective dimensions in EFL contexts. The significant study about pedagogical innovation emphasizes the SDGs, teacher training, and curriculum support that sustain tech-enhanced learning environments in Indonesian secondary schools.