Rina Rina
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Shareuntuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada SDN 6 Panarung Palangka Raya Kelas IVB Tahun Pelajaran 2014/2015 Rina Rina; Hendri Hendri
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2016): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.008 KB) | DOI: 10.33084/tunas.v2i1.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran ilmu pengetahuan sosial menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think pair Share, (2) mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think pair Share. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berusaha memecahkan atau menjawab permasalahan yang dihadapi oleh situasi sekarang ini. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IVB pada SDN 6 Panarung Palangkaraya yang berjumlah 20 orang peserta didik yang terdiri atas 7 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi.Analisis data menggunakan rumus persentase, nilai rata-rata,persentase ketuntasan secara klasikal dan rumus N-Gain. Hasil penelitian setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think pair Sharedapat disimpulkan bahwa: (1) aktivitas peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 2.45 dengan persentase 72,5% sedanngkan pada siklus II aktivitas peserta didik meningkatkan dengan nilai rata-rata 3,31 dengan persentase 91,25%, (2) hasil belajar ilmu pengetahuan sosial peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata yaitu 68,7 ketuntasan klasikal 80% dengan kategori cukup tercapai adapun nilai N-Gain pada siklus I adalah 0,3 dengan kategori sedang. Pada siklus II peserta didik memperoleh nilai rata-rata yaitu 91 dengan ketuntasan klasikal yaitu 100% dengan kategori sangat tercapai, adapun nilai N-Gain pada siklus II yaitu 0,8 dengan kriteria sedang.