Dinamikawati Dinamikawati
SMP AL-AMIN Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Tutorial Sebaya Dalam Pembelajaran Ips Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Dinamikawati Dinamikawati
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2021): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v7i1.2732

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Al-Amin pada mata pelajaran IPS masih tergolong rendah. Maka dilakukan penelitian dengan menerapkan metode pembelajaran tutorial sebaya dalam pembelajaran IPS, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Al-Amin setelah dilakukan tindakan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Al-Amin yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, dimana satu siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini untuk motivasi menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Kemudian untuk hasil belajar menggunakan tes hasil belajar. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tutorial sebaya dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas VIII A SMP Al-Amin Palangka Raya . Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata persentase indikator motivasi dan peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM pada tiap siklusnya hingga mencapai bahkan melampaui kriteria keberhasilan tindakan. Pada siklus I rata-rata persentase indikator motivasi siswa berdasarkan observasi yaitu 56% dan berdasarkan angket yaitu 59%. Pada siklus II persentase motivasi meningkat, berdasarkan observasi menjadi 67%, dan berdasarkan angket menjadi 64%. Untuk hasil belajar, pada siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 32%, kemudian meningkat menjadi 63% pada siklus II.