Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan Babysitter dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di TPA Theresia Saelmaekers Sumatera Selatan Theresia Anita; Romlah Romlah; Anjelina Puspita Sari; Maria Nuraeni; Srimiyati Srimiyati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1163

Abstract

Kebiasaan era baru pasca pandemic covid 19 membentuk pola kehidupan masyarakat modern yakni nampak adanya perilaku kehidupan orang tua yang bekerja paruh maupun penuh waktu diluar rumah dalam mengasuh anak-anak yang masih dibawah usia lima tahun (Balita). Untuk orang tua yang keduanya bekerja di luar rumah, cenderung memilih menitipkan anak-anaknya yang masih Balita di Taman Penitipan Anak (TPA) yang diasuh atau ditemani oleh babysitter. Usia Balita yang dikenal “Golden Age´ merupakan puncak perkembangan emosional, kognitif dan sosial Balita. Perlunya pendampingan babysitter yang optimal dalam perannya untuk terlibat dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan Balita. Metode pelaksanaan dengan edukasi cara pemantauan tumbuh kembang Balita kepada babysitter, pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, implementasi lembar Denver. Kegiatan dilaksanakan di Taman Penitipan Anak (TPA) Theresia Saelmaekers, Palembang, Sumatera Selatan. Semua Baby sitter di TPA Theresia Saelmaekers di dampingi untuk melakukan pengukuran Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) Balita sebanyak 18 Balita, semua baby sitter mampu memahami cara menilai kesesuaian BB dan TB dengan usia Balita, kemudian mengisi pada lembar Grafik di buku KIA sesuai jenis kelamin dan usia Balita. Untuk implementasi lembar Denver yang digunakan memantau perkembangan motorik kasar dan motorik halus, masih perlu pendampingan lanjutan.
Faktor Maternal Terhadap Kejadian BBLR Anjelina Puspita Sari; Rom lah; Theresia Anita
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 5 No. 1 (2021): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v5i1.210

Abstract

Background: Low Birth Weight Infants (LBW) is one of the causes of infant mortality which causes various health problems. Palembang City Health Office in 2017 stated that 29 cases of infant mortality, one of which was LBW. This study aimed to determine the relationship between maternal factors with the incidence of LBW. Methods: This study was an obsevastional with a cross sectional design. This study was conducted from May-September 2019, with a samples was 52 respondents. Samples were collected by observing retrospective data from the respondent's medical records. Data analysis technique was the Chi-Square. Results: The results showed a significant relationship between age and LBW (pv = 0.012), the parity with LBW were significantly related (pv=0.047), and there was no significant relationship the previous LBW history with LBW (pv =0.094). Conclusion: LBW raises various health problems in newborns. Therefore, it requires tighter supervision of pregnant women, especially pregnant women who are included in the risk factors.
PELATIHAN PERENCANAAN KEUANGAN, KESEHATAN KELUARGA DAN MENGHADAPI KURIKULUM MERDEKA Ria Triayomi; Dewi Sri; Maria Fransiska Sri Sulistyawati; Romlah Romlah; Anjelina Puspita Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8025

Abstract

Kehidupan tidak hanya untuk hari ini saja, melainkan juga memiliki keterkaitan dengan masa depan. Untuk memiliki masa depan yang lebih baik, maka sangatlah diperlukan adanya perencanaan yang baik dalam perencanaan keuangan keluarga, serta pengelolaan waktu. Dalam hal ini orang tua memiliki peran yang sangat besar bagi keberlangsungan keluarga. Pengetahuan perencanaan keuangan ini sering kali sebagai sesuatu yang dimiliki secara alami. Perencanaan keuangan membutuhkan pemahaman yang baik terhadap posisi keluar dan masuknya keuangan keluarga. Perlunya pencatatan dan evaluasi untuk mengetahui apakah keuangan keluarga dalam kondisi sehat atau tidak. Faktor lain yang mempengaruhi keuangan keluarga adalah Kesehatan keluarga. Pengetahuan mengenai makanan sehat untuk keluarga akan sangat mendukung keluarga menjadi sehat. Serta mempersiapkan keluarga dalam hal ini orang tua dalam menghadapi Kurikulum Merdeka. Ada beberapa metode yang akan digunakan yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi. Peserta terdiri dari guru, staf dan beberapa wali peserta didik. Hasil dari pelatihan seluruh peserta memiliki wawasan pengetahuan mengenai topik kegiatan.
MANFAAT SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN DAN GEJALA MENOPAUSE PADA PEREMPUAN USIA DI ATAS 40 TAHUN M. Kus Fitriani Fruitasari; Irene Romlah; Anjelina Puspita Sari; Sri Indaryati; Mustika Sari Hutabarat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.24114

Abstract

Abstrak: Bagi perempuan dengan usia di atas 40 tahun, olahraga sangat banyak manfaatnya, diantaranya dapat meningkatkan kebugaran, dan menurunkan gejala menopause. Olahraga yang tepat dan cocok bagi perempuan dengan usia di atas 40 tahun adalah senam aerobik low impact. Masalah: Banyak perempuan yang kurang sadar akan pentingnya olahraga dan sama sekali tidak melakukan aktivitas olahraga, padahal perempuan dengan usia di atas 40 mulai mengalami penurunan kebugaran tubuh dan mulai merasakan gejala menopause. Tujuan PkM adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan perempuan usia 40 ke atas untuk melakukan olahraga senam aerobik low impact rutin untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan menurunkan gejala menopause. Metode: memberikan edukasi dan pelatihan aerobik low impact pada perempuan di Kota Palembang dengan system evaluasi menggunakan kuesioner MRS dan pengukuran tingkat kebugaran dengan Kasch Step. Hasil: setelah melakukan senam aerobik low impact, peserta mampu mengikuti gerakan yang dipandu oleh instuktur dengan baik. Hasil tingkat kebugaran: rata-rata: 44,4%, 16,7% di atas rata-rata, 27,8% baik, 11,1% sempurna. Gejala menopause: gejala menopause hanya dirasakan dalam skala ringan terutama gangguan tidur 77,8% dan kelelahan 66,7%.Abstract: For women over 40 years of age, exercise has many benefits, including improving fitness and reducing menopausal symptoms. Appropriate and suitable exercise for women over 40 years of age is low impact aerobics. Problem: Many women are not aware of the importance of exercise and do not do sports activities at all, even though women over the age of 40 begin to experience a decline in body fitness and begin to experience symptoms of menopause. The aim of PkM is to increase awareness and knowledge of women aged 40 and over to do routine low impact aerobic exercise to improve body fitness and reduce menopausal symptoms. Method: providing education and low impact aerobic training to women in Palembang City with evaluation system using MRS questionnaire and measuring fitness levels withKasch Step Test. Results: After doing low impact aerobic exercise, participants were able to follow the movements guided by the instructor well. Fitness level results: average: 44.4%, 16.7% above average, 27.8% good, 11.1% perfect. Menopausal symptoms: Menopausal symptoms are only felt on a mild scale, especially sleep disturbances 77,8% and fatigue 66,7%.