Yohan Arinda Timur
SMPN 2 PULAU MALAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Ips Melalui Penerapan Metode Problem Solving Di SMPN 2 Pulau Malan Yohan Arinda Timur
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 7 No 1 (2022): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v7i1.3376

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Subjek dan lokasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Pulau Malan yang yang dibelajarkan dengan penerapan problem solving. Objek penelitian ini berupa hasil pembelajaran penerpan problem solving untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Metode pengumpulan data menggunakan angket tertutup, wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode statistik dengan rumus persentase. Hasil penelitian tentang penerapan Problem Solving menujukan peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan metode problem solving yaitu perolehan nilai rata-rata yang setiap siklusnya mengalami peningkatan. Siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 6,57, pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 7,57, dan mengalami peningkatan lagi pada siklus III yaitu memperoleh nilai rata-rata 8,33. Selain nilai rata-rata, aktivitas siswa juga mengalami peningkatan diantaranya aspek mengajukan pertanyaan pada siklus I sebesar 16,67%, siklus II sebesar 10%, dan siklus III sebesar 25%. Aspek menanggapi respon siswa lain pada siklus I sebesar 21,67%, siklus II sebesar 13,34%, dan silklus III sebesar 18,34%. Aspek menjawab pertanyaan pada siklus I sebesar 16,67%, siklus II sebesar 66,67%, dan pada siklus III sebesar 78,33%. Aspek memperhatikan penjelasan guru pada siklus I sebesar 71, 67%, siklus II sebesar 85%, dan silus III sebesar 90%. Aspek diskusi kelompok pada siklus I 66,67%, siklus II sebesar 86,67%, dan siklus III 96,67%. Aspek diskusi kelas pada siklus I sebesar 81,67%, siklus II sebesar 86,67%, dan pada siklus III sebesar 100%.