Fahad Fahad
Dosen Prodi Studi Agama-agama UMSurabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isa Al-Masih Menurut Al-Quran dan Injil Fahad Fahad
Al Hikmah Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.914 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i1.1099

Abstract

Isa al-Masih / Yesus Kristus, adalah seorang nabi dan rasul yang terlahir dari kalangan bangsa Yahudi, beliau putra dari seorang wanita yang termasyhur kesucianya, yaitu Siti Maryam binti imran, beliau lahir dalam keadaan luar biasa yaitu tiada berbapak, yang diutus tuhan kepada Bangsa Israel untuk mengembalikan ajaran taurat yang dibawa nabi Musa. Menurut al-Qur’an, Isa al-Masih adalah utusan Allah SWT, yang datang kepada bangsa Israel untuk menggenapi firman Allah SWT, yang ada didalam kitab Taurat sebelum Injil. Dalam perjalanan dakwahnya untuk mengembalikan ajaran taurat sebenarnya, banyak hambatan yang datang dari para imam suci bait Allah, dengan dasar kedatanganya untuk merubah kitab taurat, para imam suci dan orang-orang yahudi berhasil menghasut gubernur romawi Pontius Pilatus untuk menghukum dan menyalibkan Isa al-Masih. Namun dengan kebesaran Allah SWT, mereka mengira bahwa Isa telah meninggal karena hukuman penyaliban, tetapi yang terjadi adalah Isa telah diselamatkan dan masih tetap mendakwahkan ajaran Allah SWT. Lain halnya dengan kitab Injil menjelaskan tentang Isa / Yesus, merupakan oknum Allah yang hadir menjelma menjadi manusia dan tinggal bersama bangsa Israel. Mereka yakin kedatangan Yesus akan membawa kedamaian dan penebusan dosa bagi bangsa Israel, untuk membuktikan yesus adalah tuhan, mereka hendak membunuh dan menyalibkannya, setelah kematianya diatas kayu salib Yesus hidup dan mendatangi murid-muridnya, agar memberitakan kabar gembira dari kerajaan tuhan dilangit. Kata Kunci : Isa al-Masih, Yesus Kristus, al-Qur’an, Injil