Usman Alkarim
STAI MUHAMMADIYAH PROBOLINGGO

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Intensitas Game Online terhadap Remaja Desa Pohsangit Lor Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Usman Alkarim
Al Hikmah Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v8i1.12276

Abstract

Semakin berkembangnya dunia tekhnologi terutama dibidang Internet sehingga perusahaan – perusahaan seperti game online juga semakin gencar untuk membuat game online. Target utama mereka adalah remaja/pemuda dan pada akhirnya membuat para pemuda menjadi kecanduan dalam bermain game online dan pada akhirnya game online memberikan dampak pada religiusitas remaja. Permainan ini yang sangat  diminati olehpara remaja setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama smartphone-nya tanpa mengetahui dampak yang akan mereka dapatkan  sehingga membuat resah para orang tuanya bahkan dengan adanya game online ini para remaja ada yang sampai nekat mencuri, berbohong serta membentak-bentak orang tuanya bilamana orang tuanya tidak memberikan uang untuk membeli paket data/ kuota.Para remaja yang sudah kecanduan game online kini rasa sosial dan sikap keagamaannya sudah semakin berkurang, bahkan mereka sudah tidak memperhatikan kondisi kesehatannya. Maka di lakukannya penelitian ini dengan bertujuan untuk mengetahui intensitas game online pada remaja desa pohsangit lor kec.wonomerto serta dampak Intensitas game online pada religiusitas remaja desa pohsangit lor kec.wonomerto kab.probolinggo. Metode Kajian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis field research dengan pengumpulan data melalui  pengamatan(observasi),  wawancara, dan dokumentasi.Dengan demikian, kesimpulan yang didapat adalah bermain game online membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menaikkan level serta untuk memenangkan gane tersebut, sehingga hal ini juga membawa dampak pada religiusitas remaja desa pohsangit lor kecamatan wonomerto kabupaten probolinggo seperti halnya mereka mulai meninggalkan shalat 5 waktu ,kurangnya disiplin ,malas, berani berbohong kepada orang, membentak – bentak orang tuanya.