Imam Mubaliq
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Tematik Dengan Model Pembelajaran Exampel Not Example Pada Siswa Kelas IV SDN 1 Sobo Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek Imam Mubaliq
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, January 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.522 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v4i1.188

Abstract

Pembelajaran tematik di sekolah ini guru cenderung masih konvensional dan hanya Terpaku pada buku tanpa ada inovasi dan pengembangan lebih lanjut. Keadaan demikian menjadikan hasil belajar siswa rendah, Kenyataan tersebut menjadikan peneliti berupaya menerapkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan salah satunya dengan model pembelajaran example non example. tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran obyektif Peningkatan Hasil Belajar Tematik Tema Cita- Citaku Sub Tema Aku dan Cita-Citaku dengan Model Pembelajaran Example not Example pada Siswa Kelas IV SDN 1 Sobo Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 .Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Sobo Kecamatan Munjungan. Kabupaten Trenggalek pada semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. SD Negeri 1 Sobo terletak di didesa Sobo Kecamatan munjungan Kabupaten Trenggalek. Penggunaan model pembelajaran Example not Example dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sobo Kecamatan Munjungan semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa, kondisi awal yakni sebanyak 2 siswa tuntas (10,53%), meningkat menjadi 10 siswa (52,63%) dan pada siklus II menjadi 17 siswa (89,47%). Selain itu rata-rata hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, dimana pada pra siklus hanya sebesar 56,32, pada siklus I sebesar 66,32 dan 76,32 pada siklus ke dua. Secara klasikal hasil proses pembelajaran pada telah memenuhi kriteria keberhasilan, sehingga dapat dinyatatakan selesai dan berhasil pada siklus kedua.