This Author published in this journals
All Journal Jurnal Triton
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGAIRAN DAN PENGATURAN POPULASI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE (Zingiber officinale) DI LAHAN KAMPUS STPP MANOKWARI KABUPATEN MANOKWARI Barba N.H. Sopacua; Michel Koibur
JURNAL TRITON Vol 8 No 2 (2017): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor penting yang turut berperan dalam menunjang pertumbuhan dan produksi tanaman jahe adalah pengaturan jarak tanam dan pengaturan air. Pengaturan jarak tanam dapat memberikan keluasan ruang bagi tanaman dalam memperoleh cahaya matahari, air, dan unsur hara. Sementara pemberian air yang optimal dapat menunjang pertumbuhan dan produski tanaman jahe. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), yang meliputi faktor pengaturan pemberian air, yaitu 50 ml/tanaman/hari (V1), 100ml/tanaman/hari (V2) dan 150ml/tanaman/hari (V3), serta faktor pengaturan jarak tanam, yaitu 80 cm x 40 cm (T1) dan 60 cm x 40 cm (T2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan jarak tanam 80 cm x 40 cm dan pemberian air 100 ml/tanaman/hari, memberikan hasil pertumbuhan dan produksi tanaman jahe yang lebih baik.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS UREA DAN WAKTU PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) Barba N.H. Sopacua
JURNAL TRITON Vol 7 No 2 (2016): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sambiloto merupakan tanaman herbal yang relatif umum dijumpai ditanam di pekarangan rumah. Tanaman sambiloto memiliki nama ilmiah Andrographis paniculata Ness. Tanaman sambiloto dibudidayakan untuk tujuan tanaman obat – obatan yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Data hasil sensus pertanian tahun 2013 menunjukkan bahwa luas lahan tanaman sambiloto di Provinsi Papua Barat adalah 336 m2. Sementara rata – rata luas tanam yang diusahakan oleh rumah tangga petani adalah 33 m 2 (BPS, 2015). Bertolak dari pentingnya peranan tanaman sambiloto sebagai tanaman obat dan perlunya peningkatan produksi, maka dirasa perlu untuk melakukan penelitian tentang ketersediaan hara tanaman, khususnya nitrogen untuk menunjang pertumbuhan tanaman sambiloto. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk urea dengan dosis 300 Kg/ha memberikan hasil yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman sambiloto.
PENGARUH PEMUPUKAN DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon citratus) Barba N.H. Sopacua
JURNAL TRITON Vol 7 No 1 (2016): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemongrass plant is an herb that is relatively common planted in the yard. Lemongrass plant has more than one species, one of which is citronella (Cymbopogon sp.). Plant citronella essential oil is cultivated to take because it has a fairly high economic value. Price per kg to Rp. 150.000, - used as raw materials of perfumes and medicines. Citronella plant production in the period of five years (2009 - 2013) continued to increase, from 1700 tonnes / ha to 2,600 tonnes / ha. While citronella plant acreage has declined in the last five years (2009 - 2013) is from 20,000 ha to 19,000 ha. In the province of West Papua, until now there is no comprehensive data on production and planting area citronella (CBS, 2014). Experimental design used was RAKL (Random Group Complete). The results showed that the use of organic fertilizer to yield significant results on plant growth citronella