khaerulasfar khaerulasfar
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penafsiran Moderasi Perspektif Tafsir Al-Sya'rawi khaerulasfar khaerulasfar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v5i1.153

Abstract

Artikel ini adalah studi tentang penafsiran al-Sya’ra>wi> yang membahas mengenai analisis moderasi dalam Tafsi>r al-Sya’ra>wi>. Pokok permasalahan adalah bagaimana analisis penafsiran al-Sya’ra>wi> tentang moderasi, masalah ini dilihat dengan pendekatan tafsir dan dibahas dengan metode kualitatif dengan content analysis (analisis isi). Al-Sya’ra>wi> dalam tafsirnya menjelaskan tentang moderasi dari sisi iman dan aqidah. Semua kubu ini ditolak mentah-mentah oleh al-Sya’ra>wi> dengan mengemukakan dalil aqli dan naqli.
Konsep Jiwa Perspektif Al-Qur'an khaerulasfar khaerulasfar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v4i2.223

Abstract

Jiwa adalah makhluk yang diciptakan dan bukan merupakan bahagian dari dzat Allah Swt. Jiwa merupakan kata benda yang berarti roh manusia, nyawa; seluruh kehidupan batin, sesuatu yang utama yang menjadi semangat; maksud sebenarnya, isi yang sebenarnya, arti yang tersirat, buah hati, kekasih, orang (dalam perhitungan penduduk). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hakikat jiwa dan hubungannya dengan ruh, (2) Mengetahui konsep jiwa dalam al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif yang difokuskan pada penelitian pustaka (library research). Penelitian ini menggunakan pendekatan multidisipliner yang berupaya membahas dan mengkaji objek dari beberapa disiplin ilmu atau mengaitkannya dengan disiplin-disiplin ilmu yang berbeda, di antaranya pendekatan linguistik, historis, sosiologis dan antropologi. Dalam metode pengumpulan data, peneliti mengambil data dari buku tentang jiwa atau ruh dan data dari karya-karya yang memiliki kaitan serta mendukung penilitian ini. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jiwa adalah sesuatu yang mauju>d (ada). sebagai sesuatu yang berbentuk non-materil, yang mengalir pada diri fisik manusia yang menjadi sebab manusia menjadi hidup, kata jiwa (al-nafs) disebutkan dalam al-Qur’an dengan jumlah lebih dari dua ratus lima puluh kali jauh lebih banyak dari pada kata al-ru>h}. Kata al-nafs kadang diartikan dengan ruh, dan tidak dengan sebaliknya, ini menunjukkan bahwa hakekat al-nafs (jiwa) berasal dari ruh. Ruh adalah inti dan jiwa adalah bagian dari ruh
Analisis Penafsiran Moderasi Perspektif Tafsir Al-Sya'rawi khaerulasfar khaerulasfar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v5i1.153

Abstract

Artikel ini adalah studi tentang penafsiran al-Sya’ra>wi> yang membahas mengenai analisis moderasi dalam Tafsi>r al-Sya’ra>wi>. Pokok permasalahan adalah bagaimana analisis penafsiran al-Sya’ra>wi> tentang moderasi, masalah ini dilihat dengan pendekatan tafsir dan dibahas dengan metode kualitatif dengan content analysis (analisis isi). Al-Sya’ra>wi> dalam tafsirnya menjelaskan tentang moderasi dari sisi iman dan aqidah. Semua kubu ini ditolak mentah-mentah oleh al-Sya’ra>wi> dengan mengemukakan dalil aqli dan naqli.
Konsep Jiwa Perspektif Al-Qur'an khaerulasfar khaerulasfar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v4i2.223

Abstract

Jiwa adalah makhluk yang diciptakan dan bukan merupakan bahagian dari dzat Allah Swt. Jiwa merupakan kata benda yang berarti roh manusia, nyawa; seluruh kehidupan batin, sesuatu yang utama yang menjadi semangat; maksud sebenarnya, isi yang sebenarnya, arti yang tersirat, buah hati, kekasih, orang (dalam perhitungan penduduk). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hakikat jiwa dan hubungannya dengan ruh, (2) Mengetahui konsep jiwa dalam al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif yang difokuskan pada penelitian pustaka (library research). Penelitian ini menggunakan pendekatan multidisipliner yang berupaya membahas dan mengkaji objek dari beberapa disiplin ilmu atau mengaitkannya dengan disiplin-disiplin ilmu yang berbeda, di antaranya pendekatan linguistik, historis, sosiologis dan antropologi. Dalam metode pengumpulan data, peneliti mengambil data dari buku tentang jiwa atau ruh dan data dari karya-karya yang memiliki kaitan serta mendukung penilitian ini. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jiwa adalah sesuatu yang mauju>d (ada). sebagai sesuatu yang berbentuk non-materil, yang mengalir pada diri fisik manusia yang menjadi sebab manusia menjadi hidup, kata jiwa (al-nafs) disebutkan dalam al-Qur’an dengan jumlah lebih dari dua ratus lima puluh kali jauh lebih banyak dari pada kata al-ru>h}. Kata al-nafs kadang diartikan dengan ruh, dan tidak dengan sebaliknya, ini menunjukkan bahwa hakekat al-nafs (jiwa) berasal dari ruh. Ruh adalah inti dan jiwa adalah bagian dari ruh