Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERBAIKAN PROSES PENGEMASAN MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA CV. XYZ Fandi Rafsyan Zani; Hari Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan faktor utama dalam menghasilkan produk yang berkualitas. CV. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengemasan minyak goreng.Untuk mewujudkan itu perusahaan harus melakukan perbaikan secara terus menerus untuk tercapai kepuasan pelanggan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan diketahui adanya defect pada proses pengemasan. untuk meningkatkan kualitas produk perlu dilakukan analisa perbaikan kualitas produk, sehingga dapat dilakukan perbaikan kualitas produk untuk meningkatkan kepuasan konsumen terhadap kualitas produk. Dalam penelitian ini digunakan metode Root Cause Analysis (RCA) untuk mengetahui akar penyabab defect. Dari hasil RCA didapat 4 faktor peyebab defect tutup botol tidak rapat. Setelah didapatkan akar penyebab defect tutup botol tidak rapat dilakukan analysis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) didapatkan risk priority number didaptakan rekomendasi perbaikan yaitu pemahaman tentang pemasangan tutup botol, inspeksi pada setiap proses, pengecekan setiap material, penambahan pendigin AC di ruang pengisian. 
ANALISIS PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN TRIZ UNTUK MENCIPTAKAN LOYALITAS KONSUMEN PADA CV. XYZ Dhedy Yuswandi; Hari Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan faktor utama yang seharusnya menjadi perhatian dari penyedia layanan. Kepuasan dapat berimbas pada loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan. CV. XYZ adalah perusahaan penyedia peralatan dan bahan baku kebutuhan digital printing Untuk bisa menghadapi kompetisi usaha yang semakin sulit maka perusahaan harus terus memberikan pelayanan yang berkualitas serta inovasi produk untuk memenuhi keinginan konsumen. Untuk mewujudkan itu perusahaan harus melakukan perbaikan secara terus menerus untuk tercapai kepuasan pelanggan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan diketahui adanya konsumen yang tidak repeat order sehingga menyebabkan penurunan jumlah pelanggan serta keluhan pelanggan mengenai ketersedian produk yang membuat konsumen harus pre order terlebih dahulu. untuk meningkatkan kualitas pelayanan perlu dilakukan analisa kualitas pelayanan yang telah diberikan supaya mengetahui tingkat pelayanan apa saja yang kurang memuaskan, sehingga dapat dilakukan perbaikan kualitas pelayanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini digunakan metode servqual untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan. Dari hasil servqual didapat 5 atribut pelayanan yang kurang dari total 14 atribut pelayanan. Setelah didapat pelayanan yang kurang selanjutnya dilakukan analisa solusi perbaikan menggunakan metode TRIZ. Dari pengolahan data dengan metode TRIZ didapat usulan solusi perbaikan sesuai dengan 3 prinsip inventif TRIZ yaitu prinsip no. 10 preliminary action, prinsip no. 15 dynamics dan prinsip no. 32 color changes.
Analisis Penggunaan Metode Economic Order Quantity Sebagai Pengendalian dan Efisiensi Biaya Terhadap Persediaan (Studi Kasus: Pt.Vinindo Inti Pratama) Achmad Arosyid; Hari Supriyanto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kuantitas merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan agar produk yang dihasilkan sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya terhadap kebutuhan produk tersebut. Dari analisa yang telah dilakukan dengan menggunakan metode economic order quantity maka dihasilkan efisiensi biaya serta persediaan terhadap kuantitas produk yang sesuai dengan permintaan pelanggan dan atas pembelian produk yang telah dipesan dapat menyimpulkan bahwa total biaya persediaan untuk produk engsel salon stainless steel yang harus dikeluarkan perusahaan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp.14.999.419.653,- dengan frekuensi pemesanan sebanyak 9 kali dalam satu tahun. Sedangkan total biaya persediaan yang dikeluarkan bila menggunakan metode economic order quantity sebesar Rp.8.276.351.603,-  dalam setahun dengan frekuensi pemesanan sebanyak 5 kali dalam satu tahun dan jika. Maka terdapat selisih pada biaya persediaan yang terlihat dalam proses pemesanan sejumlah Rp.6.723.068.050,- dan selisih produk 3.965 colly lebih banyak pengeluaran jika sebelum perusahaan menggunakan metode economic order quantity.