Hantarum Hantarum
Universitas Merdeka Madiun

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH VARIASI UKURAN PARTIKEL BRIKET TERHADAP KERAPATAN, KADAR AIR, DAN LAJU PEMBAKARAN PADA BRIKET KAYU SENGON Asep Priyanto; Hantarum Hantarum; Sudarno Sudarno
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan biomassa kayu sengon sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi dan gas diperlukan teknologi pembriketan. Pembriketan kayu sengon mampu mengubah limbah menjadi bahan bakar dengan efisiensi konversi cukup baik, densitas cukup tinggi, serta kemudahan dalam hal penyimpanan dan pendistribusian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel terhadap kerapatan, kadar air dan laju pembakaran briket kayu sengon. Proses pembuatan briket arang diawali dengan proses pirolisis dengan suhu 4000C, kemudian diayak dengan ayakan ukuran 40 mesh, 60 mesh, 80 mesh, dan 100 mesh untuk mendapatkan ukuran yang sama, serta menggunakan perekat tapioka 30% dari berat campuran. Campuran dimasukkan kedalam alat pencetak dan kemudian dicetak dengan tekanan 115 kg/ cm2. Briket arang di keringkan di dalam oven dengan suhu 1000C selama 1 jam. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kerapatan tertinggi sebesar 0.598g/cm³, pada briket dengan ukuran partikel 100 mesh, rata-rata kadar air terendah sebesar 12.879% pada briket dengan ukuran partikel 40 mesh. Dan rata-rata laju pembakaran terendah sebesar 0.441 gr/menit pada briket dengan ukuran partikel 100 mesh.
PENGARUH TEKANAN TERHADAP KERAPATAN, KADAR AIR DAN LAJU PEMBAKARAN PADA BIOBRIKET LIMBAH KAYU SENGON Feta Kukuh Pambudi; Wahidin Nuriana; Hantarum Hantarum
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari limbah organik dan dicampur dengan bahan lain kemudian dicetak menggunakan tekanan tertentu sehingga didapatkan bentuk dan karakteristik yang diinginkan. Tujuan penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan pencetakan terhadap kerapatan, kadar air dan laju pembakaran pada biobriket arang limbah kayu sengon dangan variasi tekanan 45 kg/cm2, 80 kg/cm2 , 115 kg/cm2 , 150 kg/cm2 . Hasil penelitian didapatkan densitas tertinggi 0,47 g/cm3 pada biobriket limbah kayu sengon dengan tekanan 150 kg/cm2 , nilai kadar air tertinggi adalah 6,6 %  pada biobriket limbah kayu sengon dengan tekanan 150 kg/cm2 dan pembakaran paling rendah yaitu rata-rata 0,35 g/menit pada biobriket limbah kayu sengon dengan tekanan 150 kg/cm2. Semakin besar tekanan pencetakan maka semakin tinggi kerapatannya, semakin rendah kadar airnya dan semakin rendah laju pembakarannya.
PENGARUH PEREKAT PEMBUATAN BRIKET LIMBAH KAYU SENGON TERHADAP KERAPATAN, KADAR AIR DAN NILAI KALOR Zainal Arifin; Hantarum Hantarum; Wahidin Nuriana
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari limbah organik dan dicampur dengan bahan lain kemudian dicetak menggunakan tekanan tertentu sehingga didapatkan bentuk dan karateristik yang di inginkan. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh perekat terhadap kerapatan, kadar air dan nilai kalor pada biobriket arang limbah kayu sengon dengan variasi perekat tapioka, sagu, maizena dan tepung singkong dengan tekanan 115 kg/??2. Hasil penelitian didapatkan densitas tertinggi 0,56 g/??3 pada biobriket arang limbah kayu sengon dengan perekat tepung singkong, nilai kadar air terendah adalah 6,52% pada biobriket limbah kayu sengon dengan perekat maizena dan nilai kalor tertinggi terdapat pada briket limbah kayu sengon perekat maizena sebesar 5,868 cal/gr.
PENGARUH PEREKAT PEMBUATAN BRIKET LIMBAH KAYU SENGON TERHADAP KERAPATAN, KADAR AIR DAN NILAI KALOR Zainal Arifin; Hantarum Hantarum; Wahidin Nuriana
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari limbah organik dan dicampur dengan bahan lain kemudian dicetak menggunakan tekanan tertentu sehingga didapatkan bentuk dan karateristik yang di inginkan. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh perekat terhadap kerapatan, kadar air dan nilai kalor pada biobriket arang limbah kayu sengon dengan variasi perekat tapioka, sagu, maizena dan tepung singkong dengan tekanan 115 kg/??2. Hasil penelitian didapatkan densitas tertinggi 0,56 g/??3 pada biobriket arang limbah kayu sengon dengan perekat tepung singkong, nilai kadar air terendah adalah 6,52% pada biobriket limbah kayu sengon dengan perekat maizena dan nilai kalor tertinggi terdapat pada briket limbah kayu sengon perekat maizena sebesar 5,868 cal/gr.
Penurunan Nilai Kadar Air Dan Laju Pembakaran Pada Biobriket Limbah Kayu Sengon Dengan Variasi Tekanan Feta Kukuh Pambudi; Wahidin Nuriana; Hantarum -
JURNAL AGRI-TEK : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Eksakta Vol. 19 No. 2 (2018): AGRI-TEK : Jurnal Penelitian Ilmu Ilmu Eksakta
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.212 KB) | DOI: 10.33319/agtek.v19i2.26

Abstract

Bio-briquette is a solid fuel made from organic waste and mixed with other materials and then printed using a certain pressure to get the desired shape and characteristics. This research is focused to know the influence of variation of pressure on the density, moisture content and combustion rate on the bio-briquette of sengon wood waste with variation of pressure 45 kg / cm2, 80 kg/cm2, 115 kg /cm2, 150 kg/cm2. Use of this research obtained the highest density 0.47 g/cm3 on the bacon of sengon wood  bio-briquette with the pressure of 150 kg/cm2, the highest moisture value is 6.6 % in the bacon of sengon wood bio-briquette with pressure 150 kg/cm2 and burning at an average of 0,35 g /min of sengon wood waste with a pressure of 150 kg /cm2. The greater the pressure the higher the density, the lower the water content and the lower the burn rate.