Moh Madani
Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Setting Over Current Relay (Ocr) Dan Ground Fault Relay (GFR) Pada Trafo 60 MVA Di GIS 150 KV Simpang Moh Madani; Titiek Suheta; Tjahja Odinanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada GIS 150 KV Simpang adalah adanya beban lebih sebesar 1218,5 A atau 84% dari arus nominal 1443 A pada trafo 2 yang membuat kinerja trafo kurang maksimal. Oleh sebab itu akan ada penggantian trafo baru dari kapasitas 50 MVA menjadi 60 MVA agar daya yang dihasilkan cukup untuk memenuhi beban yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa setting relay arus lebih (OCR) dan relay gangguan tanah (GFR) yang digunakan sebagai pengaman trafo baru dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Dari hasil analisa didapatkan setting relay OCR dan GFR pada sisi penyulang Hanamasa adalah 0,175 detik dan 0,137 detik,sisi incoming GFR = 0,345 detik dan OCR,semua penyulang nilainya sama 0,198 detik. Untuk sisi penyulang Galaxy setting OCR = 0,190 detik, GFR = 0,115 detik dan sisi incoming GFR = 0,292 detik. Untuk sisi penyulang Tunjungan Plaza setting OCR = 0,179 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,312 detik. Untuk sisi penyulang BRI Tower setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,123 detik dan sisi incoming GFR = 0,311 detik. Untuk sisi penyulang Kalimantan setting OCR = 0,183 detik, GFR = 0,135 detik dan sisi incoming GFR = 0,341 detik dan untuk sisi penyulang Sogo setting OCR = 0,184 detik, GFR = 0,120 detik dan sisi incoming GFR = 0,305 detik. Berdasarkan hasil perbandingan dari analisa dengan hasil simulasi diketahui bahwa persentase error dari kedua nilai tersebut rata – rata dibawah 10%, dimana nilai hasil analisa tidak terlalu jauh besarnya dengan nilai hasil simulasi.