Cahyadi Julianto
UPN “Veteran” Yogyakarta1

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Perencanaan dan Pelaksanaan Squeeze Cementing Metode Bradenhead Squeeze untuk Water Shut Off pada Sumur Minyak dengan Water Cut Tinggi Aldi Priambodo; Cahyadi Julianto; Muhammad Rizky Nugroho; Hidayat Tulloh
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Squeeze cementing merupakan jenis secondary cementing berupa proses aplikasi tekanan hidrolis untuk mendesak bubur semen masuk ke celah kosong di formasi dengan tujuan untuk memperbaiki kerusakan pada primary cementing. Sumur X merupakan sumur project waterflood yang terletak pada formasi baturaja, dominasi batugamping dengan porositas sebesar 16%, dan permeabilitas 65 mD. Riwayat produksi sumur X menunjukan adanya penurunan produksi minyak dari 134 Bbl menjadi 14.2 Bbl, dan peningkatan water cut secara signifikan dari 45% hingga 96% dalam waktu 6 bulan. Hal tersebut ditindaklanjuti dengan analisa cement bond log ditunjukan pembacaan amplitudo sebesar 62 mV. Indikasi kerusakan pada primary cementing tersebut mengakibatkan terbentuknya channel. Indikasi kerusakan tersebut diperkuat dengan nilai porositas yang tinggi pada formasi limestone yang menjadi salah satu penyebab terjadinya lost circulation selama program pemboran waterflood. Melalui channel tersebut air ikut masuk dan terproduksi, sehingga terjadi peningkatan water cut yang mengakibatkan produksi air pada sumur X meningkat secara signifikan. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan program squeeze cementing dengan metode packerless low-pressure squeeze atau Bradenhead Squeeze dengan pertimbangan kondisi sumur dan tekanan yang diaplikasikan selama proses penyemenan. Hasil squeeze cementing mampu mengatasi water channeling pada sumur X, dengan perubahan nilai amplitudo hasil pembacaan Cement Bond Log menjadi 20 mV, perbaikan nilai bond index, dan penurunan water cut setelah pelaksanaan program squeeze cementing tersebut.