Erlinda Ningsih
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kombinasi Koagulan dan Flokulan dalam Pengolaha Air Limbah Industri Farmasi M. Fachrul Mi’rad. Nur; Naufal Putra H; Erlinda Ningsih
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah industri farmasi adalah salah satu sumber pencemaran yang potensial, dan bagian penting dalam industri farmasi. Oleh karena itu, air limbah tersebut perlu diolah terlebih dahulu sebelum di buang ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam mengurangi nilai  Kekeruhan, TDS, dan pH. menggunakan kombinasi koagulan PAC dan Tawas dengan flokulan Anion dan Kation untuk mendapatkan dosis optimum terbaik, dalam pengolahan limbah cair industri farmasi dengan perbandingan efektifitas serta melakukan analisa ekonomi penggunaan kombinasi koagulan dan flokulan. Konsentrasi  koagulan : 50 mg/L, 100 mg/L, 150mg/L, 200mg/L terhadap volume air limbah dan flokulan 2 mg/L, Hasil penelitian menunjukan bahwa persen removal kekeruhan tertinggi dihasilkan oleh Kombinasi koagulan dan flokulan PAC + Anion dengan dosis 100 mg/L dengan persen removal sebesar 97,81 %, persen removal TDS tertinggi dihasilkan oleh PAC+Kation pada dosis 50 mg/L sebesar 15,29 %. Nilai pH tertinggi dihasilkan oleh PAC+Kation sebesar 7,16. Analisa ekonomi membandingkan  koagulan PAC dengan flokulan Anion, Kation dan koagulan Tawas dengan flokulan Anion, Kation.
Pengolahan Limbah Cair Tekstil dengan Menggunakan Koagulan FeCl3 Lutviana Nur Ayni; Erlinda Ningsih
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.224 KB)

Abstract

Keberadaan industri tekstil di Indonesia tidak hanya dengan kategori industri skala besar dan menengah, tapi juga dalam skala kecil dan bahkan ada yang dalam skala rumah tangga (home industry), seperti pewarnaan dan pencelupan jeans. Limbah cair industri tekstil sebelum dibuang ke lingkungan ini harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu agar dapat memenuhi baku mutu air limbah untuk industri tekstil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu pengadukan terhadap koagulan feri klorida, untuk mendapatkan dosis feri klorida terbaik sebagai koagulan, dan untuk mengetahui biaya bahan feri klorida, kaustik soda, dan polimer anion dalam memproses limbah/m3. Metode yang digunakan adalah metode koagulasi-flokulasi dengan penambahan koagulan feri klorida dan flokulan polimer anion dengan alat uji jartest. Variabel penambahan koagulan feri klorida terhadap volume limbah cair tekstil yaitu 366, 488, 610, 732, 854 ppm dengan lama pengadukan 3 dan 5 menit dan penambahan kaustik soda 48% sebagai penetral pH, kemudian dilakukan pengadukan lambat 100 rpm selama 2 menit dengan penambahan polimer anion, setelah itu dibiarkan mengendap selama 5 menit. Selanjutnya diambil filtrat dan di analisa nilai pH, TSS, warna, dan COD. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini diambil pada pengadukan cepat 150 rpm selama 3 menit dan pengadukan lambat 100 rpm selama 2 menit yaitu nilai pH 7,69, TSS 6 mg/l, warna 106 Pt-Co, COD 392 mg/l. Total biaya bahan untuk keseluruhan treatment yaitu sebesar Rp. 688.500.000,-.