Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PEMBUATAN WASTAFEL PORTABLE ANTICOVID-19 Luthfi Parinduri; Suhardi Napid
Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) SEMNASTEK UISU 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.312 KB)

Abstract

Diantara protokol kesehatan penting dalam upaya pencegahan penularan covid-19 adalah rajin “mencuci tangan”. Mencuci tangan adalah pangkal kebersihan dan kesehatan. Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Meski jumlah yang sembuh meningkat, namun pandemi covid-19 yang melanda berbagai Negara dunia masih berlangsung. Sementara berbagai kegiatan harus tetap berjalan agar masyarakat tetap bisa produktif dan merasa aman. Sebab itu perlu adanya upaya yang dilakukan untuk memutus mata rantai penularan. Upaya pencegahan yang harus diutamakan adalah dengan mematuhi dan menjalan kanprotokol kesehatan. Sebagai mana ditemukan di lapangan jenis perangkat pencuci tangan yang dipergunakan sangat bervariasi mulai dari yang sederhana menggunakan wadah (ember, gallon) bekas hingga peralatan full outomatic dengan menggunakan sensor. Sebagian besar perangkat cuci tangan yang ada tersebut masih menggunakan tangan dalam prosesnya, baik pengambilan hand sanitizer dan pemakaian air, sentuhan tangan masih harus terjadi saat menutupkeran air, sehingga masih ada potensi resiko terhadap paparan virus corona yang mungkin melekat di kran air mengingat penggunaannya untuk banyak orang. Wastafel Portable Anticovid-19 yang dibuat oleh FakultasTeknik UISU ini sejenis Touchless Hand Washing yakni perangkat pencuci tangan 100% tanpa sentuhan tangan dalam penggunaannya.
Analisa Pemanfaatan Pome Untuk Sumber Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Di Pabrik Kelapa Sawit Luthfi Parinduri
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i3.964

Abstract

Salah satu produk samping dari pabrik pengolahan kelapa sawit adalah POME yang merupakan limbah cair. Limbah ini cukup besar jumlahnya dan dapat dikonversi menjadi biogas yang selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber energi listrik. Pada pabrik kelapa sawit kapasitas  PKS sebesar 30 ton TBS/jam yang telah memanfaatkan POME dengan sistem Covered Lagoon  dengan akan menghasilkan biogas ± 600  m3/jam,  atau  setara  dengan  energi  sebesar 3.720 kWh. Jika energi tersebut digunakan untuk membangkitkan listrik dengan menggunakan gas engine (efisiensi 35%) maka akan dapat dibangkitkan listrik sebesar 1.303 kWh atau 1,3 MW. Sedangkan dengan menggunakan digester anaerob  biogas yang dihasilkan ± 28 m3/ton TBS. Jadi jika kapasitas PKS sebesar 30 ton TBS/jam akan dihasilkan biogas ± 840 m3/jam, atau setara dengan energi sebesar 5.208 kWh. Energi listrik yang dapat dibangkitkan dengan gas engine (efisiensi 35%) adalah sebesar 1.822 kWh, atau 1,8 MW. Dengan menggunakan parameter umum konsumsi energi listrik  di pabrik pengolahan kelapa sawit yakni sebesar 17-19 kWh/ton TBS maka potensi listrik POME dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Pemanfaatan POME akan memberi nilai tambah sekaligus meningkatkan profitabilitas. Manfaat lainnya adalah mengurangi dampak lingkungan dan menghasilkan energi terbarukan.