Alat peraga fisika dengan memanfaatkan barang bekas belum ada di sekolah. Oleh karena itu, dikembangkan sebuah alat peraga dengan tujuan mengetahui kelayakan alat peraga yang dibuat dengan memanfaatkan barang bekas pada pokok bahasan fluida statik menggunakan model Inquiry Discovery Learning (IDL) terbimbing. Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan: (1) validitas alat peraga dan LKS panduan, (2) kepraktisan alat peraga, (3) efektivitas alat peraga dan (4) pencapaian keterampilan proses sains siswa. Desain penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan model ADDIE. Data diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar dan lembar kerja siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas alat peraga sebesar 70% dan validitas LKS panduan sebesar 79% dalam kriteria cukup valid, (2) kepraktisan alat peraga 70% dalam kriteria baik, (3) efektivitas alat peraga 0,62 dalam kategori sedang, dan (4) pencapaian keterampilan proses sains siswa rata-rata 86,92% dalam kriteria sangat baik. Diperoleh simpulan alat peraga yang dibuat dengan memanfaatkan barang bekas pada pokok bahasan fluida statik menggunakan model IDL terbimbing dinyatakan layak digunakan.