Pelipus Wunggo Kaka
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Citra Bakti Ngada-NTT

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI EVALUASI KURIKULUM 2013 TINGKAT SEKOLAH DASAR DI WILAYAH TIMUR INDONESIA Dimas Qondias; Pelipus Wunggo Kaka; Maria Infiolata KM Nau
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v4i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan implementasi kurikulum 2013 dari segi konteks, input, proses, serta mengetahui kendala dalam implementasi. penelitian ini menggunakan rancangan studi ex-post facto yang mengacu pada pendekatan deskriptif kuantitatif. Model analisis menggunakan CIPP yaitu conteks, input, proses. sedangkan komponen produk pada penelitian ini belum dievaluasi karena kurikulum 2013 belum mempunyai out put atau keluaran. Penelitian ini dilaksanakan pada sekolah dasar di kecamatan bajawa kabupaten Ngada. Subyek penelitian ini guru serta kepala sekolah dasar yang sekolahnya telah menjadi pilot project implementasi Kurikulum 2013. Metode pengumpulan data kesiapan implementasi kurikulum 2013 dari segi konteks, input, proses dengan kuesioner dan observasi, sedangkan pegumpulan data mengenai kendala dalam implementasi kurikulum 2013 dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ditinjau dari aspek konteks bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 82% yang berada pada kategori siap. (2) Ditinjau dari Aspek Input bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 84% yang berada pada kategori siap. (3) Ditinjau dari aspek proses bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 84% yang berada pada kategori siap. (4) Kendala yang dihadapi guru Sekolah Dasar di kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores-NTT dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dikarenakan minimnya ketersediaan buku, penilaian masih terasa KTSP dan minimnya pelatihan serta tidak fokusnya pelatihan pada materi tertentu.