Suyanto Suyanto
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran biologi dalam pembelajaran online di masa pandemi covid-19 Yani Apryani; Suyanto Suyanto
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v11i1.342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran online di masa pandemi Covid-19 pada mata pelajaran Biologi Kelas XI MIPA 6 SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, (2) meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran online di masa pandemi Covid-19 dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran Biologi Kelas XI MIPA 6 SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 6 pada semester genap di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 anak. Materi yang di ajarakan untuk siklus 1 yaitu materi senyawa psikotropika dan siklus 2 sistem reproduksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes dan non-tes (observasi). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran biologi dalam pembelajaran online di masa pandemi covid-19. Untuk aspek berpikir kritis peserta didik pada siklus 1 dengan rata-rata 56,89% termasuk dalam kategori “kurang kritis”, pada siklus 2 mengalami peningkatan rata-rata 78,61% dalam kategori “cukup kritis”. Ketuntasan belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu rata-rata yang diperoleh peserta didik pada siklus 1 adalah 76.80 dengan rincian 14 peserta didik dengan persentase ketuntasan belajar 40%, sedangkan siklus ke 2 rata-rata nilai ulangan harian peserta didik adalah 81.20 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 80%.