Wiwit Wijayanti
Dosen Program studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas MH. Thamrin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prestasi Belajar Mahasiswa di Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor Wiwit Wijayanti
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v1i2.25

Abstract

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru/dosen. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar diAkademi Kebidanan Prima Husada Bogor Tahun 2015. Metode yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross sectional.Populasinya adalah seluruhmahasiswa Akademi kebidanan Prima Husada Bogor.Sampel yang digunakan adalah 150 mahasiswa.Mata kuliah yang dijadikan sampel adalah asuhan kebidanan persalinan.Teknik sampel secara Purposive sampling. Analisis univariat menunjukkan bahwa 79% mahasiswa yang mendapat prestasi belajar ASKEBPersalinan rendah. Hasil uji Chi-square menyatakan bahwa dari lima variabel yang diteliti memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p-Value dari masing-masing variabel yaitu kecerdasan emosional (p = 0,005), minat belajar (p = 0,000), sikap belajar (p = 0,003), teman sebaya (p = 0,000) dan motivasi(p = 0,002). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rendahnya prestasi belajar ASKEB Persalinan yang meliputi kecerdasan emosional, minat belajar, sikap belajar, teman sebaya dan motivasi belajar dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar. Saran untuk institusi pendidikan diharapkan untuk dapat meningkatkan kecerdasan emosional mahasiswa agar lebih percaya diri, menumbuhkan minat mahasiswa dalam belajar, memantau sikap mahasiswa agar tidak tumbuh sikap yang negatif, meningkatkan keakraban antara dosen dengan mahasiswa agar tidak terpengaruh oleh teman sebaya yang mengarah pada hal kurang baik dan berikan pada mahasiswa motivasi yang membangun agar mereka memiliki semangat untuk maju.