Atak Tauhid
Universitas Garut

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DOSIS UREA DAN PUPUK ORGANIK CAIR ASAM HUMAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS Gina Shaila; Atak Tauhid; Isna Tustiyani
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2185

Abstract

Asam humat merupakan hasil akhir dari dekomposisi bahan organik. Asam humat mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam mengikat, menjerap dan mempertukarkan kation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan perlakuan terbaik pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays saccharata sturt). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan  menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4 x 4 dengan dua ulangan. Faktor pertama adalah dosis urea (u) terdiri atas empat taraf, yaitu u0 = tanpa pupuk urea, u1 =50 kg urea/ha, u2 = 100 kg urea/ha u3 = 200 kg urea/ha. Faktor kedua pupuk organic cair asam humat (h) terdiri atas empat taraf, yaitu h0 = 0 ml pupuk organic cair/L, h1 = 5 ml pupuk organic cair/L, h2= 10 ml pupuk organic cair/L dan h3 = 15 ml pupuk organic cair/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Pengaruh urea dengan dosis 200kg/ha dan pupuk organic cair 15 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, luas daun, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol pertanaman, dan hasil tongkol per plot.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN DAN DOMINASI SERANGGA PADA TANAMAN BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) DENGAN TEKNIK YELLOW TRAP Isna Tustiyani; Vidiya Fitri Utami; Atak Tauhid
AGRITROP Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i1.3258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan peran serangga serta serangga yang mendominasi pada tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian dilaksanakan di Kampung Sindang Sari, Kecamatan Leles Kabupaten Garut dari Bulan Mei hingga Juli 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pada lahan penelitian dengan pemasangan perangkap serangga yaitu yellow trap sebanyak 12 trap yang ditentukan polanya secara acak dan pengamatan secara visual saat di lahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 9 ordo serangga yaitu ordo Diptera, Hymenoptera, Coleoptera, Hemiptera, Lepidoptera,  Araneae, Odonata, Orthoptera, dan Isoptera. Serangga yang berperan sebagai  hama terdapat 5 ordo yaitu Diptera, Hemiptera, Lepidoptera, Orthoptera, Isoptera, dan serangga yang berperan sebagai musuh alami terdapat 3 ordo yaitu Ordo Odonata, Coleoptera, Araneae, sedangkan ordo Hymenoptera termasuk kedalam musuh alami dan sebagai serangga penyerbuk (pollinator) dan serangga yang mendominasi yaitu ordo Diptera sebanyak 3223 serta indeks keanekaragaman serangga 1,0123733 memiliki nilai tolak ukur sedang dan indeks dominasi serangga 0,439025297 dengan nilai tolak ukur rendah.
Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis KNO3 dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan Kubis Bunga (Brassica Oleraceae L.) Ejang Gumilar; Atak Tauhid; Isna Tustiyani
AGRITROP Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v19i1.4659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan dosis KNO3 dan konsentrasi pupuk organik cair urin sapi terhadap pertumbuhan kubis bunga. Penelitian dilaksanakan di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut dari bulan Juli sampai Agustus 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor masing-masing faktor 4 taraf dengan  2 kali ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk KNO3 yang terdiri dari 0, 175, 263 dan 350 g KNO3/plot; faktor yang kedua konsentrasi pupuk organik cair  (POC) urin sapi yang terdiri dari 0, 100, 1000, 1500 ml POC/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara dosis KNO3 dan urin sapi. Secara mandiri perlakuan pupuk KNO3 berpengaruh terhadap peubah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter bunga dan bobot bunga dengan dosis terbaik adalah 350 g KNO3/plot. Secara mandiri perlakuan urin sapi berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun dengan perlakuan terbaik pada 1000 ml urin sapi/L.