Retno Widiarini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Kampung Tangguh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Covid-19 Di Dusun Kalisoko Desa Rejuno Riska Ratnawati; Retno Widiarini; Amelia Ni’matul Fajrianti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.138

Abstract

Menurut WHO kasus Covid-19 secara global sebanyak 4.170.424 kasus dengan kasus kematian sebanyak 287.399 kasus. Sedangkan untuk data Kabupaten Ngawi terdapat 930 orang yang positif Covid-19 dan Fatality Rate 6,45% per tanggal 22 Januari 2020. Metode yang digunakan dalam menganalisis masalah yang ada di Dusun Kalisoko Desa Rejuno yaitu dengan tahapan Community Diagnosis. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi tentang kampung tangguh dan edukasi tentang 3M yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan Covid-19. Dari hasil survey ditemukan bahwa terdapat masalah terkait Covid-19. Dilihat dari matrik USG untuk prioritas masalah, ditemukan 2 prioritas utama yaitu Sosialisasi tentang kampung tangguh dan edukasi tentang 3M. 
Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan di Lingkungan Sekolah Nola Bintang Haris Sarashy; Cintya Nur Cahyani; Lutfi Nur Fadhilah; Sholikhatul Yus Hanifah; Retno Widiarini
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2: Juli 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i2.375

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat  ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan CTPS terhadap pengetahuan siswa SDN Ngiliran Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Tim pengabdi membuat program penyuluhan cuci tangan pakai sabun dan pemberian vitamin untuk anak-anak dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada mereka mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dengan rentang usia 7-9 tahun yang bersekolah di SDN Ngiliran dan berjumlah kurang lebih 23 anak. Setelah mengikuti penyuluhan ini, diharapkan anakanak dapat selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun untuk menghindari mereka dari penyakit infeksi.  Setelah mengikuti penyuluhan ini,diharapkan anak-anak dapat selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun untuk menghindari mereka daripenyakit infeksi. Tingkat pengetahuan anak-anak mengenai kegiatan mencuci tangan pakai sabun setelah diadakannya penyuluhan ini meningkat, hal ini dapat terlihat dari kelancaran mereka dalam mempraktikkan cara mencuci tangan pakai sabundan menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik dan benar. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran siswa / siswi SDN Ngiliran tentang mencuci tangan pakai sabun sangat penting dilaksankan guna selalu mencaga kebersihan agar terhindar dari kuman.
Edukasi Pengelolaan Kantin Sehat dengan Media Leaflet pada Pengelola Kantin di SDN Ngiliran di Wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan Retno Widiarini; Sesaria Betty; Anas Ilham Maulana; Fitria Dea Rahmadhani; Rinanda Novelia Ramadhani; Voti Vera Cristi
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2: Juli 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i2.391

Abstract

Layanan kantin sehat merupakan salah satu bentuk layanan khusus di sekolah yang berusaha menyediakan makanan dan minuman yang dibutuhkan siswa atau personil sekolah. Kondisi di lapangan, masih banyak anak yang belum memiliki kebiasaan mengonsumsi jajanan sehat. Maka dari itu perlu adanya edukasi terhadap pedagang yang membuka stand di sekolah. Salah satu edukasi yang dilakukan dengan membagikan selembaran leaflet. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi pengelola kantin sekolah tentang bagaimana mengelola kantin sehat sekaligus menganalisis bagaimana perubahan perilaku mereka saat bekerja untuk mendirikan kantin sehat di sekolah. Kegiatan edukasi dilakukan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan tanya jawab dengan pengelola kantin sekolah. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun. Berdasarkan hasil observasi, tidak ada perubahan perilaku pengelola kantin akibat pendirian kantin sehat disekolah. Penjual kantin tetap melakukan hal yang sama, menjual makanan siap saji yang tidak dikemas dalam lingkungan yang aman, melayani pelanggan tanpa mengenakan alat pelindung diri, dan tetap memasarkan jajanan yang mengandung bahan tambahan mengandung gula tinggi (minuman instan) sertamenjual jajanan dengan bahan tambahan pangan tinggi natrium (saus, mie instan, bumbu tabur). Proses kegiatan edukasi penyelenggaran kantin sehat di sekolah berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme sangat tinggi dari pengolah kantin sehat. Serta memberikan edukasi mengenai penyelenggaraan kantin sehat yang mampu meningkatan pengetahuan pengelola kantin sekolah SD Ngiliran Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan.