Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODIFIKASI PERILAKU TEKNIK SHAPING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN SOSIAL PADA ANAK Winda Mulvariani; Humaira Salma Salsabiila; Muhammad Jamaluddin
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v3i2.403

Abstract

ABSTRACTIn order for the child’s social life to run well, appropriate with the child’s psychosocial and moral development, it is necessary to immediately handle it if the child has anxiety problems in socializing with other people. So, to cope this, we can use behaviour modification shaping techniques or shaping is the development of a new operant behaviour through strengthening successive approximations, and eliminating previous approximations of this behaviour to new behaviours on the target or subject. The method of this research used with literature review. The data used in this research were obtained not directly in the field, but taking data based on previous research that has been carried out. Can be concluded that shaping techniques procedure can be done to reduce social anxiety in children. The role of parents is also very important in overcoming social anxiety in children, so that children become accustomed and do not feel anxious when they are outside, children having social anxiety will make children’s growth late, due to the child’s lack of social behaviour.ABSTRAKAgar kehidupan sosial anak berjalan dengan baik sesuai dengan perkembangan psikososial dan perkembangan moral anak, perlu segera untuk dilakukan penanganan jika anak mengalami masalah kecemasan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan modifikasi perilaku teknik shaping atau pembentukan merupakan pengembangan sebuah perilaku operan baru melalui penguatan aproksimasi suksesif, dan pemunahan aproksimasi sebelumnya terhadap perilaku tersebut hingga perilaku yang baru pada target atau subjek. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian studi kepustakaan (literature review). Data yang digunakan pada penelitian ini didapatkan tidak langsung terjun kelapangan, tetapi mengambil data berdasarkan penelitian terdahulu yang telah dilaksanakan. Disimpulkan bahwa prosedur teknik shaping dapat dilakuakan untuk pengurangan kecemasan sosial pada anak. Peran orang tua juga sangat penting untuk mengatasi kecemasan sosial anak, sehingga anak jadi terbiasa dan tidak merasa cemas ketika berada diluar, anak yang memiliki kecemasan sosial akan membuat pertumbuhan anak menjadi terlambat dikarenakan kurangnya sosial anak. 
Efektivitas Teknik Kontrak Perilaku untuk Mereduksi Perilaku Merokok Tiara Caesar; Firnass Kanz Aulia Akbar; Muhammad Jamaluddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1246

Abstract

Perilaku merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda di Indonesia. Meskipun diketahui berdampak buruk, jumlah perokok terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik kontrak perilaku dalam mereduksi perilaku merokok pada individu dewasa muda. Pendekatan yang digunakan adalah Single Subject Research dengan desain A-B-A, yang terdiri dari tiga tahap: baseline pertama (A1), intervensi (B), dan baseline kedua (A2). Subjek penelitian berjumlah satu orang, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan indikator frekuensi, durasi, dan intensitas merokok. Intervensi berupa kontrak perilaku diberikan oleh konselor sebaya dan dilengkapi dengan alat bantu seperti reward, lembar kerja, dan lembar monitoring yang diisi oleh partisipan secara mandiri. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui pendekatan visual menggunakan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata perilaku merokok dari baseline A1 (14,6) ke baseline A2 (9,3), yang mengindikasikan terjadinya penurunan frekuensi dan intensitas perilaku merokok setelah intervensi diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik kontrak perilaku efektif dalam mereduksi perilaku merokok pada partisipan, serta memberikan dasar penerapan pendekatan serupa dalam konteks intervensi perilaku lainnya.