ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala hingga terjadi komplikasi. Menurut WHO tahun 2023, sekitar 1,28 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Salah satu upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis adalah pemberian air rebusan daun alpukat (Persea americana Mill) yang mengandung flavonoid dan quersetin yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Diketahuiasuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi menggunakan pemberian air rebusan daun alpukat di Pekon Kandang Besi Kabupaten Tanggamus. Pada penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus. Subjek yang digunakan 2 orang hipertensi. Penerapan terapi air rebusan daun alpukat sesuai standar operating procedur (SOP) yang dilakukan yaitu diminum 1 kali sehari saat sore hari sebelum makan diberikan selama 7 hari. Terdapat penurunan tensi darah menggunakan terapi air rebusan daun alpukat pada pasienhipertensi di Pekon Kandang Besi Kabupaten Tanggamus. Pengelolaan keperawatan dengan penerapan tindakan keperawatan terapi air rebusan daun alpukat yang penulis lakukan selama 7 hari pada pasien hipertensi, kedua klien teratasi semua dibuktikan dengan klien Ny Z 130/80mmgHg dan Tn. B TD 120/80 mmgHg dan selama tindakan kedua klien koperatif. Kata Kunci: Hipertensi, Air Rebusan Daun Aplukat, Lansia. ABSTRACT Hypertension is a noncommunicable disease known as the “silent killer” because it often causes no symptoms until complications arise. According to the WHO in 2023, approximately 1.28 billion people worldwide suffer from hypertension. One nonpharmacological approach to managing hypertension is the administration of avocado leaf (Persea americana Mill) decoction, which contains flavonoids and quercetin that have the potential to lower blood pressure. It is known that nursing care for the elderly with hypertension involves the administration of avocado leaf decoction in Pekon Kandang Besi, Tanggamus Regency. This final project report employs a descriptive research design with a case study approach. The subjects were 2 individuals with hypertension. The avocado leaf decoction therapy was administered according to standard operating procedures (SOP), specifically taken once daily in the afternoon before meals for 7 days. A decrease in blood pressure was observed in hypertensive patients in Pekon Kandang Besi, Tanggamus Regency, following treatment with avocado leaf decoction. The nursing management involving the application of avocado leaf decoction therapy, which the author administered for 7 days to hypertensive patients, both clients’ conditions were resolved, as evidenced by Ms. Z’s blood pressure of 130/80 mmHg and Mr. B’s blood pressure of 120/80 mmHg, and both clients were cooperative throughout the intervention. Keywords: Hypertension, Aplukat Leaf Decoction, Elderly.