Peningkatan taraf hidup serta perubahan pola makan yang kurang baik, merokok, diet yang kurang sehat, kurangnya aktifitas fisik, komsumsi alkohol dapat mejadi faktor risiko pada obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes millitus, stroke dan penyakit jantung koroner. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi stroke per 100.000 di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar profil lipid pada stroke dan PJK. Metode Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan data sekunder dengan mengambil data rekam medis pasien RSUD Budhi Asih periode Juli 2018 – Juli 2019. Data rekam medis yang diambil adalah kadar profil lipid 50 pasien Stroke dan 50 pasien PJK. Kemudian data diolah menggunakan SPSS Uji T Independens. Berdasarkan hasil persentase yang telah dilakukan dari pemeriksaan profil lipid pada pasien yang mengalami stroke, didapatkan kadar kolesterol total abnomal 56%, kadar HDL kolesterol abnormal 10%, kadar LDL kolesterol abnormal 80% dan kadar trigliserida abnormal 32%. Mengalami PJK didapatkan kadar kolesterol total abnomal 60%, kadar HDL kolesterol abnormal 12%, kadar LDL kolesterol abnormal 84% dan kadar trigliserida abnormal 36%. Dan setelah melakukan analisa data dengan SPSS Uji T independens didapatkan nilai p-value kadar kolesterol 0303, kadar HDL 0.745, kadar LDL 0,635 dan trigliserida 0.30. Dengan ketentuan p-value 0.005 maka, ada perbedaan profil lipid pasien yang mengalami stroke dengan PJK. Kata kunci : Profil lipid, PJK, Stroke.