Israpil Israpil
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KAPASITAS PESANTREN DI KABUPATEN LUWU TIMUR Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper intends to describe the capacity of pesantren in East Luwu Regency seenfrom three research problems, namely: how the distribution of pesantren along withits pattern and its variety and accessibility range; how the capacity of pesantrenrelated to the main pillars of pesantren such as kiyai / ustaz, students / students,books / teaching materials, mosques / mosques / places of worship, huts / dormitories,including other infrastructure; how the empowerment program and other supportingaspects. This study used descriptive qualitative method. The results showed that inEast Luwu Regency there are 16 boarding school institutions spread in 8 districtsfrom 11 districts, generally in rural areas. Related to the five main components ofpesantren in general have not been fulfilled. Especially the availability of santrimondok, lack of kiyai, pengajian pengajian of the book is no longer the main focus,ownership and procurement of the book is still very limited, but the existence of theboardingers still appear in terms of participating in educating students with thecharacteristics inherent in each boarding school. The empowerment of pesantrenfrom the economic side contributes greatly to the students and their caregivers aswell as the surrounding community, it is only seen from the sustainability of somepesantren is not running and the management has not been so focused and the lack ofgovernment involvement in its management
KUALITAS TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH ALIYAH DI KOTA BAU BAU SULAWESI TENGGARA Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the quality of educators and education personnel in MadrasahAliyah (MA) is conducted at 6 MA education institutions in Bau Bau City.Collecting data using questionnaire instruments, interview guidelines, andobservation, using a quantitative descriptive approach. The quality of MA istaken from the National Education Standards to see the achievement of thequality educators and education personnel in each MA which is the basis fordescribing its quality. The results showed that the standard values of thecomponents of educators and education personnel seen from 8 componentswith their quality achievements in the category of "sufficient" approached theNational Education Standards. In detail the achievements of each componentare: achievement of qualifications, teacher certification, teacher competency,and "high" categorized madrasah head competencies. The quality of madrasahmanagerial competency, madrasah chief entrepreneurship competencies, andmadrasah head supervision competence shows a "very high" category. Thecompetence of education personnel in this study categorized as “sufficient
MENGUKUR KOMPETENSI PENGAWAS MADRASAH DI KOTA KENDARI Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kompetensi pengawas di madrasah terkait dengan kompetensi kepribadian, kompetensi supervisi manajerial, kompetensi supervisi akademik, evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan, serta kompetensi sosial pengawas madrasah di Kota Kendari. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey (field research) sampai pada tarap diskriptif menyasar variabel secara ekspos-fakto. Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi tingkat setiap jenis kompetensi pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi pengawas madrasah di Kota Kendari tekategori “sedang”. Enam komponen kompetensi pengawas berdasarkan Lampiran Peraturan Menteri Diknas RI Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Standar Pengawas, tampaknya hanya lima komponen kompetensi terkategori “tinggi”, dan satu komponen terkategori “rendah”. Komponen kompetensi pengawas madrasah yang terkategori tinggi adalah komponen kompotensi kepribadian, supervisi manajerial, supervisi akademik, evaluasi pendidikan dan sosial. Sedangkan kompetensi pengawas yang terkategori rendah adalah kompetensi penelitian dan pengembangan. Hubungan atau korelasi indentitas pengawas (usia, pendidikan, usia saat diangkat pengawas, kepangkatan saat diangkat pengawas, jabatan sebelum diangkat pengawas, tingkat pendidikan terakhir dan lama bertugas) tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat kompetensi pengawas.
Nilai Karakter Peserta Didik Di Provinsi Kalimantan Utara Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakter peserta didik di SMA dan Madrasah Aliyah (MA). Penelitian ini menggunakan metode gabungan (mix method). Data kuantitatif dikumpulkan melalui persebaran angket dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Karakter peserta didik dilihat pada lima dimensi, yaitu: religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. Responden penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 40 orang yang dipilih secara acak di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persepsi peserta didik pada lima dimensi yang diamati terkategori tinggi. Meskipun demikian, berdasarkan hasil wawancara dan observasi di lapangan, nilai-nilai karakter pada dimensi religius masih diperlukan pembenahan dan optimalisasi terutama pada aspek praktik personal beragama terkait rutinitas peserta didik dalam membaca kitab suci dan aspek identitas beragama serta eksklusivitas beragama peserta didik. Aspek lain yang ditengarai menjadi faktor penghambat nilai karakter peserta didik adalah pada dimensi gotong royong pada aspek interaksi personal sesama peserta didik yang belum sepenuhnya berjalan dengan baik.
PENGELOLAAN DAN PEMBERDAYAAN GURU NON PNS PADA MADRASAH NEGERI DI KOTA KENDARI Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pengelolaan dan pemberdayaan guru non PNS pada madrasah negeri di Kota Kendari. Penelitian ini adalah penelitian survei pada taraf deskriptif kualitatitf, dengan menyasar guru non PNS pada tiga madrasah negeri, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Kendari, Madrasah Tsanawiyah Negeri1 (MTsN 1) Kota Kendari, dan Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, pengedaran angket dan serta penelusuran dokumen administrasi madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan guru non PNS pada madrasah prosesnya dimulai dari rekruitmen sampai kepada penugasannya dilakukan secara mandiri dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh kepala madrasah. Guru non PNS di madrasah dari aspek pemberdayaan, pada prinsipnya mendapat perlakuan yang sama dengan guru PNS, khususnya dalam hal pengembangan kompetensi, Pada setiap pelaksanaan workshop, diklat, kegiatan MGMP, KKG, mereka tetap dilibatkan meskipun dengan kuantitas yang masih minim. Jaminan ekonomi guru non PNS berupa gaji bulanan dan pendapatan insentif lainnya hanya bersumber dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan dana komite sekolah. Jaminan ekonomi tersebut belum bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
Narasi Kebangsaan Dalam Bingkai Kebhinekaan Peserta Didik Man 1 Mamuju Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan narasi kebangsaan dalam bingkai kebhinekaan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) peserta didik di MAN 1 Mamuju. Penelitian menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menemukan bahwa narasi kebangsaan dalam bingkai kebhinekaan peserta didik bersumber dari pengetahuan dan pengalaman mereka baik dalam pembelajaran di kelas maupun melalui kegiatan ekstrakurikuler dan media sosial. Dari sinilah potensi terciptanya perilaku saling menghormati dan menghargai keberagaman dapat berkembang dengan baik. Di lain sisi, di antara mereka terjadi kontra narasi kebangsaan, masih ada problem kecil soal relasi dengan teman berbeda agama di antara peserta didik, seperti soal pengucapan selamat natal. Hal ini dipengaruhi sumber rujukan dari kajian keagamaan yang mereka ikuti.
PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER SENI MARAWIS SEBAGAI MEDIA DAKWAH MAN 1 MAMUJU Suardi Suardi; Israpil Israpil
EDUCANDUM Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah tidak hanya disampaikan dari mimbar ke mimbar oleh muballigh atau alim ulama, tetapi dakwah bisa disampaikan dengan bentuk lain, salah satunya adalah melalui syair-syair atau lagu-lagu. Seni Marawis adalah salah satu media untuk menyampaikan dakwah lewat syair-syair atau lagu-lagu. Tujuan utama seni Marawis adalah untuk meningkatkan ketakwaan, keimanan kepada Allah Swt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seni Marawis MAN 1 Mamuju mendapat perhatian dan diminati masyarakat Mamuju sebagai hiburan alternatif dalam banyak kegiatan atau hajatan baik formal maupun informal.. Lagu-lagu yang ditampilkan memikat hati masyarakat Mamuju karena mampu mengembangkan dan memadukan alat musik modern dengan alat musik tradisional dan mampu memadukan lagu Marawis dengan lagu daerah Kabupaten Mamuju. Selain itu, lagu-lagu dalam seni Marawis sarat dengan pesan-pesan untuk berbuat kebaikan dan mengajak masyarakat untuk menggaungkan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.
The Innovation and Creativity of Religious Moderation Learning Through Sociology Learning and Pancasila and Citizenship Education in Public Schools and Madrasas Gorontalo City Israpil Israpil; Suardi Suardi
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 6, No 2 (2021): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v6i2.5527

Abstract

This study aims to explore educators' ideas regarding learning materials and methods that integrate moderation insights by utilizing creative learning media carried out in public schools and madrasas. The value of moderation insight is urgent to be implemented for students, given the widespread dissemination of information through misleading online media, including intolerant religious messages. This study used a qualitative descriptive approach, with data collection conducted through interviews and FGDs. The results of the study show: (1) Educators are very creative in using learning media technology, including: zoom meeting applications, WhatsApp, Telegram, and E-learning. Platforms provided by Google (Google Classroom, Google Forms, Google Meet), Kingmaster, Filmmora, Font Art, Camtasia, Quizizz, Microsoft 365, and create innovative learning modules. (2) Materials containing the value of religious moderation are found and integrated in various subjects, including Pancasila and Citizenship Education Lessons. The effectiveness of the use of learning media through the media has a significant impact on students' attitudes and experience improvement, as well as seriousness in participating in learning boldly. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggali gagasan pendidik terkait materi dan metode pembelajaran yang mengintegrasikan wawasan moderasi beragama dengan memanfaatkan media pembelajaran secara kreatif yang dilaksanakan di sekolah umum dan madrasah. Nilai wawasan moderasi beragama urgen untuk diimplementasikan kepada peserta didik, mengingat maraknya penyebaran informasi melalui media online yang menyesatkan, termasuk pesan-pesan keagamaan yang intoleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kalangan pendidik sangat kreatif menggunakan teknologi media pembelajaran, meliputi: aplikasi zoom meeting, WhatsApp, Telegram, dan E-learning. Platform yang disediakan oleh Google (Google Classroom, Google Forms, Google Meet), Kingmaster, Filmora, Font Art, Camtasia, Quizizz, Microsoft 365, dan membuat modul pembelajaran yang inovatif. (2) Materi yang mengandung nilai moderasi beragama ditemukan dan diintegrasikan dalam berbagai mata pelajaran antara lain mata pelajaran sosiologi dan Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Efektivitas penggunaan media pembelajaran melalui media kreatif berdampak secara signifikan terhadap sikap peserta didik dan peningkatan kehadiran, serta keseriusan dalam mengikuti pembelajaran secara daring.