Muhammad Fadlillah
Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUPEDIA

Penanaman Karakter Religius Melalui Program Keagamaan Pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Bungkal Erni Yuliana; Muhammad Fadlillah
EDUPEDIA Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v5i1.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Penanaman karakter Religius Melalui Program Keagamaan Pada Anak Usia Dini di Tk Aisyiyah Bungkal. Subjek Penelitian ini adalah 72 anak usia dini pada kelas A dan B. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif model Miles dan Hubberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, kesimpulan, penggambaran, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter religius melalui program keagamaan pada anak usia dini berjalan dengan baik sesuai dengan dokumen RPPH yang berdasar kepada tiga aspek, yaitu 1. Aspek Ketuhanan, 2. Aspek sosial, dan 3. Aspek Alam. Adapun program keagamaan dalam rangka penanaman karakter religius di TK Aisyiyah Bungkal meliputi ; 1. Program shalat Dhuha berjamaah yang didalamnya memuat karakter ketuhanan, sosial dan alam. 2. Program berwudhu yang memuat karakter ketuhanan dan alam. 3. Mengaji yang didalamnya ada karakter ketuhanan dan sosial. 4. Hafalan surat pendek, do’a, hadits dan asmaul husna yang memuat karakter ketuhanan. 5. Mengucap dan menjawab salam yang mencakup aspek ketuhanan dan sosial. 6. Sedekah yang didalamnya ada karakter ketuhanan dan sosial. 7. Kebersihan diri dan lingkungan, yang mencakup karakter ketuhanan, sosial dan alam. 8. Toilet Training yang memuat karakter ketuhanan dan sosial. 9. Merapikan kelas dan APE yang didalamnya termuat aspek ketuhanan, sosial dan alam. Program keagamaan dalam rangka penanaman karakter religius di TK Aisyiyah Bungkal berjalan secara terpadu dan berkesinambungan dalam bingkai kegiatan harian dan tidak berjalan secara parsial. Pada masa pandemi, program keagamaan dilakukan melalui doa moda, yaitu moda luar jaringan dan moda dalam jaringan dengan pelibatan orang tua dalam pengawasan dan pembimbingan.
PENGARUH PUZZLE GEOMEWA TERHADAP KEMAMPUAN DAN MINAT ANAK DALAM MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA KELOMPOK USIA 4-5 TAHUN DI BA‘AISYIYAH RONOWIJAYAN Pratama Endang Prabawati; Dian Kristiana; Muhammad Fadlillah
EDUPEDIA Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.894 KB) | DOI: 10.24269/ed.v2i2.146

Abstract

This research aims to determine the various influence of the puzzle geomewa on the ability and interest of children to recognizethe shape of geometry. Subject of this research is syudents age group 4-5 years in BA ‘Aisyiyah Ronowijayan that numbered in the 17 student. Because the ability of the child in the form of geometry know there is less. Therefor the rescorchesy using a game of a puzzle geomew as amedium of learning the abiliy and interest of children from of geometry. A methode the research wing the kind of reseach experiment with a quantitative approach and we the study one group prettest-postest.the use of the test t and test wicoxon.based on result recokning know the price ttable (-12,611,7). Its means that is diffence of chidrenafter using puzzle geomewa. In the test wilcoxon showing that the value of Whitung Wtabel then H0 rejected. So form calculation can be conclouded the H1 accepted the means tehe interest of the child after using puzzle geomewa better then before using puzzle geomewa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh puzzle geomewa terhadap kemampuan dan minat anak dalam mengenal bentuk geometri. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok usia 4-5 tahun di BA ‘Aisyiyah Ronowijayan yang berjumlah 17 siswa. Karena kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri  masih kurang terasah. Oleh sebab itu peneliti menggunakan permaianan puzzle geomewa sebagai media pembelajaran untuk mengasah kemampuan dan minat anak dalam mengenal bentuk geometri. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Analisis data mengunakan uji t dan uji wicoxon dengan perhitungan manual. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa harga t hitung lebih keci dari harga ttabel (-12,611,746) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya bahwa ada perbedaan kemampuan anak sesudah menggunakan puzzle geomewa. Dalam uji wilcoxon yang menujukkan bahwa nilai Whitung Wtabel maka H0 ditolak. Sehingga dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa H1 diterima artinya minat anak sesudah menggunakan puzzle geomewa lebih baik dibandingkan sebelum menggunaka puzzle geomewa.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGASUHAN DI BA ‘AISYIYAH RONOWIJAYAN SIMAN PONOROGO Siti Halija; Dian Kristina; Muhammad Fadlillah
EDUPEDIA Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.868 KB) | DOI: 10.24269/ed.v3i1.230

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi program pengasuhan dan (2) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program pengasuhan di BA ‘Aisyiyah Ronowijayan Siman Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Prosedur Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) implementasi program pengasuhan di BA ‘Aisyiyah Ronowijayan adalah (a) Mengembangkan kecakapan hidup seperti: ganti baju, makan bersama, (b) Penanaman nilai agama dan moral seperti: sholat dhuhur berjamaah, membaca iqro’, hafalan surat pendek, hafalan doa harian, hafalan hadist pendek. (c) Pembelajaran interaksi sosial seperti: bermain bersama, dan (d) Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi anak melalui ragam permainan seperti: Balok, lego, manik-manik, dan (2) Faktor pendukung program pengasuhan adalah biaya yang terjangkau, lokasi yang strategis, aman dan nyaman, jauh dari bising, faktor penghambat kurangnya fasilitas sarana dan prasarana, alat-alat permainan yang kurang memadai.