Abdul Muiz Rouf
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI METODE TARI MANUK DADALI Abdul Muiz Rouf
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol 6 No 1 (2018): Maret 2018 - Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v6i1.547

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini merupakan salah satu upaya yang bertujuan menghantarkan anak kelompok B TK Sejahtera Karangmulya Plumbon Cirebon pada pencapaian perkembangan fisik motorik anak secara optimal melalui penerapan metode tari manuk dadali pada kegiatan pembelajaran seni ekspresif anak.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan skenario kerja dan prosedur tindakan dengan mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksiTindakan perbaikan pembelajaran menggunakan metode tari manuk dadali pada penelitian ini, menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan seni ekspresif anak dalam aspek perkembangan fisik motorik kelompok B TK Sejahtera Karangmulya Plumbon Cirebon mulai dari pra siklus sampai pada tindakan siklus I dan II meningkat berturut-turut dari rata-rata 34.60 % pada pra tindakan, 51.75% pada siklus I, dan 78.95% pada siklus II, demikian juga presentasi ketuntasan belajar dilihat dari pencapaian perkembangan aspek fisik motorik anak meningkat optimal berturut turut dari 31,60% pada pra siklus dengan 13 anak yang masih dinyatakan belum berkembang, 89,47% pada siklus 1 dengan 2 anak yang masih dinyatakan belum berkembang dan 100% ketuntasan belajar pada aspek perkembangan fisik motorik anak berkembang optimal.Kata Kunci; Motorik Kasar, Seni Tar
KINERJA GURU TK ASSALAFIYAH BODE KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBONTAHUN PELAJARAN 2019/2020 Abdul Muiz Rouf
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol 6 No 2 (2019): September 2018 - Pebruari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v6i2.1351

Abstract

Kinerja guru merupakan kemampuan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar anak. Dalam hal tersebut guru harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran supaya kegiatan belajar mengajar tidak membosankan bagi siswa. Kemampuan penting yang harus dimiliki guru adalah kemampuan dalam mengembangkan kepribadian, menguasai bahan ajar, kemampuan menggunakan media dan sumber belajar, kemampuan menguasai landasan kependidikan, interaksi belajar-mengajar; menilai prestasi anak; mengenal fungsi dan program pelayanan bimbingan dan penyuluhan; mengenal dan menyelenggarakan administrasi, dan kemampuan guru dalam berinteraksi dengan sejawat dan masyarakat Setiap guru diharapkan mampu meningkatkan kinerjamya. Kinerja guru yang baik dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran yang dilakukan sehingga hasil belajar anak meningkat pula. Hal ini sudah pasti berdampak pada mutu sekolah. Mutu sekolah meningkat maka kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pendidikan disekolah tersebut meningkat pula. Hasil observasi terhadap kinerja guru di TK Assalafiyah ini memberikan gambaran tentang penguasaan guru pada indicator kemampuan guru dalam menyiapkan kegiatan pra pembelajaran,kemampuan guru dalam penguasaan materi, kemampuan guru dalam penggunaan strategi belajar mengajar, kemampuan guru dalam pemanfaatan media pembelajaran untuk menunjang kegiatan belajar anak dan kemampuan guru dalam menciptakan kegiatan belajar aktif. Adapun rata-rata prosentase total yang diperoleh dari hasil observasi tersebut sebesar 63.00% tergolong pada kategori sudah baik. Berdasarkan hasil tesebut maka dapat disimpulkan bahwa kinerja guru TK Assalafiyah Bode Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon sudah tergolong baik
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN UNTUK ANAK USIA DINI Fatikhah Megar Panggalih; Muhammad Azka Maulana; Abdul Muiz Rouf
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.44053

Abstract

Early childhood education (PAUD) in Indonesia still faces challenges, including low participation, varied accreditation status, and limited teacher competence in mathematics. Monotonous teaching methods and the absence of engaging modules hinder meaningful learning and reinforce the view that mathematics is difficult. This study aimed to develop play-based mathematics modules as practical guides for teachers. Using a simplified Borg and Gall model, the research covered five stages: data collection, product planning, initial development, expert validation, and revision. The modules were designed for three age groups (3–4, 4–5, and 5–6 years) with content aligned to NCTM standards. Validation results indicated feasibility ratings of 81% from content experts and 93% from media experts, both categorized as “highly feasible.” Practitioner interviews further confirmed the modules’ clarity, relevance, and appeal. Therefore, the modules are highly suitable as learning resources to support effective and enjoyable mathematics instruction in early childhood education.
UPAYA MENURUNKAN JAJANAN TIDAK SEHAT PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B3 MELALUI KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU DI RA DARUSSALAM Elianti Wijaya; Abdul Muiz Rouf; Muhammad Azka Maulana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.32921

Abstract

The consumption of unhealthy snacks among young children is a serious issue that can disrupt health, growth, and learning concentration. This study aims to describe efforts to reduce the consumption of unhealthy snacks through collaboration between parents and teachers at RA Darussalam. This research used an action research method with a qualitative approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation studies. The research subjects were 18 children from group B3, their parents, and teachers at RA Darussalam. The results showed that collaboration between parents and teachers was formed through regular communication, joint educational activities (such as "Healthy Friday"), and agreements prohibiting unhealthy snacks. This collaboration was effective in increasing parental awareness and active participation (98.5%) and the role of teachers (79.3%) in habituating healthy food consumption. However, its effectiveness was still constrained by a less supportive school environment (61.5%), such as the ongoing sale of unhealthy snacks in the canteen and limited nutritional education media. The study concludes that parent-teacher collaboration is an effective strategy for reducing unhealthy snack consumption but requires optimal environmental support and consistent commitment from all parties. It is recommended that schools improve supervision and support facilities, parents increase consistency at home, and future researchers develop digital parenting modules for more sustainable collaboration.