Ika Famila Sari
Universitas Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pelatihan “Let’s Learn to Pause & Breathe” untuk Menurunkan Kesulitan dalam Meregulasi Emosi pada Siswa Kelas XII SMA X Gresik Elizabeth Findriany Tionardi; Ika Famila Sari
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i2.2382

Abstract

This training is intended to help increase students 'mindfulness so that it can help reduce students difficulties in regulating emotions. The aspect of mindfulness used in this training is based on aspects of the five facet mindfulness questionnaire (FFMQ) (Baer et al., 2006), namely nonreactivity to inner experience, observing, acting with awareness, describing/ labeling, and nonjudging of experience. Measurement of students' level of difficulty in regulating emotions using aspects of difficulties in emotion regulation (Roemer Gratz, 2004), namely nonacceptance of emotional responses, difficulties engaging in goals-directed behavior, impulse control difficulties, lack of emotional awareness, limited access to emotion regulation strategies and lack of emotional clarity. The results of the training show that the mindfulness training can help reduce the level of difficulty regulating emotions experienced by students (significance value is less than 0.05).
DINAMIKA KEPRIBADIAN PASIEN SHIZOPHRENIA YANG RELAPSE KEMBALI SETELAH 2 MINGGU KELUAR RSJ Ika Famila Sari
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30443

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan mental  yang cukup berat yang ditandai oleh berbagai simtom (gejala), salah satunya adalah hilangnya kontak dengan realita. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dinamika psikologis serta faktor-faktor penyebab munculnya gangguan skizofrenia, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Jumlah partisipan yang digunakan adalah 1 orang, bernama Iyan (nama samaran) berusia 28 tahun. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal yang berpengaruh yaitu riwayat genetik dalam keluarga, kepribadian, serta kurangnya asertifitas. Sedangkan faktor eksternal, yaitu tidak terpenuhinya kebutuhan afeksi, tidak adanya dukungan sosial serta adanya stresor dari lingkungan. Selain itu, Iyan mengalami kekambuhan dan relapse kembali 2 minggu kemudian. Faktor yang diduga memberikan pengaruh pada kekambuhan partisipan adalah tingginya asupan konsumsi caffeine dan rokok (nikotin). Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bahwa selain faktor internal dan eksternal yang perlu mendapatkan penanganan, asupan konsumsi pasien yang keluar dari rumah sakit jiwa  juga harus menjadi perhatian.