Airlangga Febianto Ersyan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REALITAS OBSERVATIONAL LEARNING APLIKASI SAFETY RIDING BAGI MAHASISWA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI JEMBER Airlangga Febianto Ersyan; Festa Yumpi Rahmanawati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v9i2.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang berperandalam mendukung pengendara sepeda motor memutuskan untuk tidakberperilaku safety riding dan mengetahui proses pengkondisian (conditioning) danpemodelan (modelling) pada pengendara sepeda motor dalam memutuskanperilaku safety riding terutama bagi mahasiswa yang mengendarai sepeda motordi kota Jember melalui pandangan observational learning.Pendekatan studi kasus digunakan untuk mencapai tujuan penelitian.Subjek wawancara adalah empat orang mahasiswa, dua laki-laki dan duaperempuan. Metode wawancara dan observasi sebagai pengumpul data utamapenelitian. Analisis tematik digunakan untuk mengolah data yang diperolehdengan wawancara dan observasi subjek maupun observasi lapangan yaitu prosesmengkode informasi yang menghasilkan daftar tema sehingga secara minimaldapat mendeskripsikan dan interpretasi fenomena.Hasil data temuan penelitian yang diperoleh peneliti antara lain 1) areamempengaruhi perilaku; 2) situasi jalan merupakan bentuk penguatan(conditioning) dan 3) pengaruh orang lain atau teman merupakan bentukpemodelan (modelling). Sedangkan proses pengambilan keputusan yangdilakukan oleh subjek dalam memutuskan perilaku safety riding berdasarkanfaktor-faktor temuan, dapat dijelaskan dengan tahapan perhatian, retensi, motordan motivasi yang berdasarkan teori dasar belajar sosial determinasi reciprokaldengan kemampuan subjek meregulasi diri serta kemampuan efikasi diripengendara. Sehingga proses pengambilan keputusan dalam perilaku safety ridinglebih ditentukan oleh kemampuan kognitif pengendara sepeda motor melakukanself-regulation dan self-efficacy terhadap faktor-faktor di sekitar subjek.