Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Usia Ibu dan Asfiksia Neonatorum dengan Kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sri sri wahyuni; Ni Wayan Wiwin
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 3 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui hubungan antara usia ibu dan Asfiksia Neonatorum dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Metodologi: penelitian ini adalah kuantitatif berbentuk Descriptive Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 124 responden dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 95 responden. Analisa data meliputi analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji fisher’s exact test dan Two-Sample Kolmogorov-Smirnov. Hasil: Hasil penelitian menggunakan Fisher’s Exact Test didapatkan odds ratio 3,682 dan nilai p value 0,336 > 0,05 menunjukkan tidak adanya hubungan antar usia ibu dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) dan hasil penelitian menggunakan Kolmogorov-Smirnov (KS) didapatkan KS-Z 1,531 dan nilai p value 0,018 < 0,05 menunjukkan ada hubungan anatara Asfiksia Neonatorum dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Manfaat: Menjadi referensi terapi yang dapat digunakan untuk menangani respiratory distress syndrome (RDS) pada neonatus dan diharapkan bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian yang lebih mendalam yang nantinya mungkin akan ditemukan manfaat selain dari menangani respiratory distress syndrome (RDS).
Hubungan Antara Diabetes Melitus Gestasional Dan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) Pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Muhammad Bayu Kurniawan; Ni Wayan Wiwin
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 3 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: untuk mengetahui ”Apakah ada hubungan antara Diabetes Melitus Gestasional dan Berat Badan Lahir dengan Kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada Neonatus di Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metodologi: Penelitian ini menggunakan kuantitatif termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 124. Sampel pada penelitian ini sebanyak 95 Jenis sampel proporsional random sampling menggunakan rumus Slovin. instrument penelitian berupa lembar observasi dan lembar rekam medik. Uji statistic yang digunakan adalah Fisher Exact dtabel 2x2 dan Kolmogorov Smirnov pada tabel 3x2. Hasil: Hasil penelitian menggunakan Fisher Exact menunjukkan ada hubungan antara Diabetes Gestasional dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) didapatkan nilai p-value 0,014 < 0,05 dan menunjukkan ada hubungan antara Berat Badan Lahir dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) dengan menggunakan uji Kolmogorov smirnov didapatkan nilai p-value 0,019 < 0,05. Manfaat: Menjadi referensi terapi yang Diharapkan dapat membantu pada ibu hamil dengan Diabetes Maternal dalam pencegahan kejadian Respiratory Distress Syndrome pada Neonatus yang nantinya mungkin akan ditemukan manfaat lainnya.
Hubungan Usia Gestasi, Paritas dan Kehamilan Ganda dengan Kejadian Respiratory Distress Sindrome (RDS) pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Andina Oktavianty; Ni Wayan Wiwin
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 3 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk Mengetahui hubungan usia gestasi, paritas dan kehamilan ganda dengan kejadian Respiratory Distress Sindrome (RDS) pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metodologi: Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Sampel penelitian sebanyak 95 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan SPSS 22.0. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik chi – square hubungan usia gestasi dengan kejadian respiratory distress syndrome di RSUD Abdul Wahab Sjahranie diperoleh nilai P value = 0.028 < α= 0.05. Hubungan paritas dengan kejadian respiratory distress syndrome diperoleh nilai P value = 0.047 < α = 0.05 serta kehamilan ganda diperoleh nilai P value = 0.047 < α= 0.05 dan nilai OR = 6.55. Manfaat: Menjadi referensi terapi yang dapat digunakan untuk mengontrol usia gestasi, paritas dan kehamilan ganda dan diharapkan bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian yang lebih mendalam tentang terapi kejadian respiratory distress sindrome (RDS) pada neonatus yang nantinya mungkin akan ditemukan manfaat lainnya.