This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ecolab
Retno Puji Lestari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISASI EMISI PAHs HASIL PEMBAKARAN DUPA DALAM RUANG EKSPERIMEN Retno Puji Lestari; Samroeng Chantchaemsai; Panida Navasumrit
Jurnal Ecolab Vol 10, No 1 (2016): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.791 KB) | DOI: 10.20886/jklh.2016.10.1.8-16

Abstract

Pembakaran dupa yang merupakan bagian dari ritual agama dan budaya mayoritas komunitas Oriental, diketahui berpotensi menyebabkan efek berbahaya akibat emisi yang menghasilkan berbagai jenis polutan. Telah dilakukan identifikasi senyawa Polycylic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) yang berasal dari emisi hasil pembakaran beberapa tipe dupa dalam sebuah ruang eksperimen. Studi ini dilakukan di Chulabhorn Research Institute, Thailand dengan tujuan untuk mengetahui tingkat emisi PAHs yang terikat dalam partikulat pada sampel-sampel dupa dari tiga negara (Indonesia, Thailand, dan Vietnam) yang dipilih secara acak. Dari hasil analisis PAHs menggunakan High Performance Liquid Chromatography dengan Fluorescence Detector (HPLC-FLD) diketahui bahwa komponen dominan dalam sampel dupa Indonesia dan Thailand adalah fluorenthane (Flu) dengan konsentrasi masing-masing 8.2±1.0 dan 3.5±0.5 mg/m3, sementara sampel Vietnam didominasi oleh komponen chrysene (CHR) (34.5±10.6 μg/m3). Sampel dupa Vietnam mengemisikan total PAHs ~5 kali lebih tinggi dari dupa Indonesia dan ~8 kali lebih tinggi dari dupa Thailand. Seluruh sampel mengemisikan Benzo[a]pyrene (BaP) dalam level serupa, meskipun konsentrasi dalam dupa Vietnam masih ~1.3 kali lebih tinggi dari dupa Indonesia dan ~1.8 kali dari dupa Thailand. Sementara untuk nilai BaP ekivalen, dupa Vietnam ~3.7 kali dan ~7kali lebih tinggi dari sampel Indonesia dan Thailand.
PEMANTAUAN DAMPAK DEPOSISI ASAM TERHADAP KUALITAS PARAMETER KIMIA DI SITU PATENGAN Retno Puji Lestari; Ricky Nelson; Resi Gifrianto; Emalya Rachmawati; Yayu Sofia
Jurnal Ecolab Vol 13, No 2 (2019): Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.437 KB) | DOI: 10.20886/jklh.2019.13.2.96-105

Abstract

Kajian mengenai perairan darat yang berhubungan dengan isu deposisi asam telah dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) sejak tahun 1999. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui dampak deposisi asam terhadap ekosistem, terutama pada permukaan darat. Pemantauan berkelanjutan dibutuhkan untuk mengumpulkan data dasar dan untuk mengevaluasi kondisi terkini. Situ Patengan yang berlokasi di Rancabali – Ciwidey, Kabupaten Bandung merupakan salah satu dari dua lokasi pemantauan permukaan darat di Indonesia. Prosedur sampling, analisis, dan jaminan sistem mutu pengujian mengacu pada Panduan Teknis untuk Permukaan Darat dari The Acid Deposition Monitoring in East Asia (EANET). Parameter kualitas air seperti pH, temperatur, konduktivitas, transparansi, alkalinitas, oksigen terlarut, kation NH4+, Na+, Ca2+, Mg2+, K+, dan anion SO42-, NO3-, Cl- diujikan di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa selama 2001-2017, pH rerata Situ Patengan adalah 7,5 dengan variasi dari 6,7 sampai 8,5, nilai konduktivitas dan alkalinitas rerata masing-masing adalah 6,73 mS/m dan 0,43 meq/L. Konsentrasi ion-ion dominan dalam perairan Situ Patengan adalah SO42- sebesar 6,7 mg/L, Ca2+ sebesar 5,7 mg/L, Na+ sebesar 3,6 mg/L dan Cl- sebesar 3,3 mg/L. Dampak deposisi asam di perairan Situ Patengan belum ditemukan secara nyata