Mukripah Damaiyanti
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Peristiwa Kehidupan Penuh Tekanan dengan Depresi pada Siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan Yolanda Sari; Mukripah Damaiyanti
Borneo Student Research (BSR) Vol 1 No 1 (2019): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi:Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peristiwa kehidupan penuh tekanan dengan depresi pada siswa sekolah menengah atas. Metodologi:Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data April - Mei 2019. Berdasarkan rumus Daniel didapatkan jumlah sampel 575 siswa SMA dan SMK di Kota Samarinda usia 14 -19 tahun, direkrut dengan teknik Cluster Stratified Random Sampling. Alat ukur yang digunakan dalam peneltian ini adalah Negative Life Events Scale for Students (NLES) dan Center for Epidemiological Study Depression (CES-D).Analisa statistik menggunakan Spearman Rho. Hasil:Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya hubungan dandidapatkan nilai hubungan peristiwa kehidupan penuh tekanan dengan depresi pada siswa sekolah menengah atas yaitu r = 0.111 yang artinya menunjukkan korelasi sempurna positif atau searah dan p-value = 0.007 yang menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara hubungan peristiwa kehidupan penuh tekanan dengan depresi pada siswa menengah atas. Manfaat:Penelitian ini diterapkan dapat sebagai wawasan dan pengalamandalam mengembangkan pengetahuan dalam keperawatan jiwa seperti mengadakan bimbingan konseling untuk remaja, menjadi referensi bagi mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, dapat memberikan informasi tentang masalah apa yang dialami oleh remaja sehingga mengalami peristiwa kehidupan penuh tekanan terutama pada siswa sekolah menengah atas,dan menjadi acuan untuk mengetahui adanya depresi dimana bisa terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal atau bahkan di rumah kita sehingga diharapkan para orang tua dapat memberikan pengawasan dan menjaga komunikasi yang baik dan benar terhadap anak-anaknya.
Analisis Faktor Depresi Berhubungan dengan Kualitas Hidup Wanita di Daerah Banjir Perumahan Bengkuring Kelurahan Sempaja Timur. Riscananda Novia Armah; Mukripah Damaiyanti
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentang faktor depresi yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita di daerah banjir di Perumahan Bengkuring Kelurahan Sempaja Timur. Metodologi: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif. Pada penelitian ini sampel diambil menggunakan teknik Purposive Sampling, dari hasil perhitungan sampel didapatkan 304 responden yang termasuk dalam kriteria inklusi dan esklusi. Hasil: Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil p-value pada domain 1 (fisik) dengan depresi sebesar 0,001. Pada domain 2 (psikologis) dengan depresi didapatkan p-value sebesar 0,000. Pada domain 3 (hubungan sosial) dengan depresi didapatkan p-value 0,006. Domain 4 (lingkungan) dengan depresi didapatkan nilai 0,006. Manfaat: Dapat menjadi masukan terkait hubungan depresi dengan kualitas hidup wanita yang tinggal di daerah banjir guna menjadi data.
Risk Factors for Cardiovascular Disease among Generation Z Rini Ernawati; Yuliani Winarti; Mukripah Damaiyanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 5 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i5.2053

Abstract

Cardiovascular Disease (CVD) epidemiologically shows a changing trend that influences. Currently, the incidence of risk factors and cases of heart attacks and strokes is increasing in the productive age population, including adolescents to young adults. The purpose of this study was to determine the risk factors for cardiovascular disease in generation Z. This research method uses descriptive correlation with a cross-sectional approach. The study population was 90 students in their 3rd and 5th semesters. The instruments were questionnaires that had been tested for validity and reliability, and measuring tools for weight, height, sphygmomanometer (blood pressure measuring device), cholesterol and blood sugar measuring devices. The results showed that dietary factors obtained a p value = 0.002, physical activity obtained a p value = 0.00 and sleep patterns with a p value = 0.000, this indicates that dietary patterns, physical activity and sleep patterns are at risk for cardiovascular disease, while screen time and smoking do not pose a risk of cardiovascular disease with a p value > 0.05. Prevention of heart disease in Generation Z depends on the synergy between active movement to combat a sedentary lifestyle, nutritional choices to suppress systemic inflammation, and adequate sleep to regulate stress hormones.