Samsul Arifin
Dosen STIENU Jepara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH IKLTh'I ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJADAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. Brataco Chemika Cabang Jateng) Samsul Arifin
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v3i1.56

Abstract

Abstract  This Research  to test the hypothesis  that Organizational  Climate and Motivation  willinfluence the factor satisfaction Work and Employees Peiformance. this Research Target is to analyze thefactors influencing employees peiformance at PT. Brataco Chemika Branch the Central JavaSample in this research is staff employees remain to PT. Brataco Semarang. Sum up the sample taken in research adapted for by a minimum condition of sample which must befulfilled in SEM. Sum up the sample as much 5 times sum up the indicator becoming minimum standard. Indicator in this re search is 21 indicator, so that minimize the sample which must be taken is 105 sample. Data wlziclz is in analysis comefrom spreading questioner to employees of taken as sample in this research.Result of this research indicate that the organizational climate have an effect on positive to satisfaction work the value C.R. equal to 4,423. Motivation have an effect on positive to satisfaction work the employees assess the C.R. equal to 2,964. Organizational climate have an effect on positive to employees peiformance assess the C.R. equal to 4,113. Motivation have an effect on positive to employees peifornzance assess the C.R. equal to 2,875. Satisfaction work to have an effect on positive to employees peifornzance assess the C.R. equal to 2, 736, meaning the value abovefar above 2,00, its meaning organizational climate excelsior, motivate and satisfaction work hence can improve the employees peifornzance Keywords: Employees Peiformance, Satisfaction work, Motivation, and Organizational Climate
UPAYA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM MEMBANGUN EKONOMI UNTUK MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Samsul Arifin
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 4, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v4i2.77

Abstract

AbstraksiSejalan dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8Tahun 2005 dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang PerimbanganKeuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, daerah diberikankewenangan untuk merencanakan pembangunan daerahnya sendiri sesuai denganaspirasi, potensi, permasalahan, peluang atau kebutuhan ekonomi masyarakat. Esensiotonomi daerah itu sendiri adalah optimalisasi pemberdayaan dan inovasipendayagunaan potensi daerah guna membangkitkan partisipasi, prakarsa dankreatifitas masyarakat untuk kesejahteraan rakyat daerahnya masing-masing.Pengawasan oleh DPRD harus sudah dilakukan sejak tahap perencanaan, tidakhanya pada tahap pelaksanaan dan pelaporan saja sebagaimana yang terjadi selamaini. Hal ini penting karena dalam era otonomi, DPRD memiliki kewenangan untukmenentukan Arah dan Kebijakan Umum APBD. Apabila DPRD lemah dalam tahapperencanaan (penentuan Arah dan Kebijakan Umum APBD), maka dikhawatirkanpada tahap pelaksanaan akan mengalami banyak penyimpangan. Akan tetapi harusdipahami oleh anggota DPRD bahwa pengawasan terhadap eksekutif daerah hanyalahpengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan (policy) yang digariskan bukanpemeriksaan. Fungsi pemeriksaan hendaknya diserahkan kepada lembaga pemeriksayang memiliki otoritas dan keahlian profesional, misalnya BPK, BPKP, atau akuntanpublik yang independen. Dewan dapat meminta BPK atau auditor independen lainnyauntuk melakukan pemeriksaan terhadap kinerja keuangan eksekutif.Salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dalammenghadapi era global adalah dengan mengembangkan otonomi daerah dandesentralisasi fiskal. Dengan demikian, diharapkan mekanisme perumusan kebijakanyang akomodatif terhadap aspirasi masyarakat daerah dapat dibangun, sehinggakeberadaan otonomi daerah akan lebih bermakna dan pada akhirnya akanmeningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.Kata kunci: Pemerintah daerah, ekonomi, Globalisasi
ANALISIS KEBIJAKSANAAN PEMERINTAH KABUPATEN JEPARA TERHADAP PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI USAHA KECIL TENUN IKAT TROSO Samsul Arifin
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 2, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v2i2.49

Abstract

AbstraksiPelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Jepara No.6 Tahun 2001 tentang Program Pembangunan Daerah dan Peraturan Daerah No. 9 tentang Rencana Strategis  Dae rah Kabupaten Jepara Tahun 2002-2007, membawa perubahan dalam upaya  pembangunan  di daerah, salah satu perubahan tersebut adalah perhatian terhadap pembang unan sektor industri dan usaha kecil menengah di daerah. Perubahan tersebut membawa konsekuensi terjadinya penyusunan kebijakan terhadap UKM yang diharapkan akan membawa dampak positif bagi upaya peningkatan   usaha, pengembangan   dan pemberdayaan   UKM.Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana  kebijakan pengembangan  ekonomi yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Jepara telah memenuhi tuntutan kebutuhan lingkungan sentra industri UKM tenun ikat Troso. Di samping itu, penelitian inijuga memberikan alternative kebijakan dalam rangka penyempurnaan  dan penataan program guna membantu meningkatkan usaha sentra industri UKM tenun ikat Troso sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan    masyarakat.Dari penelitian dapat diketahui bahwa Kebijakan Pemerintah Kabupaten Jepara terhadap Pengembangan sentra industri UKM tenun ikat Troso belum berjalan dengan baik. Karena kegiatan-kegiatan yang dilakukan khusunya yang berkaitan dengan kebijakan pembinaan dan pengembangan sentra industri tenun ikat Troso belum sesuai dengan visi, misi dan tujuan yang  ditetapkan dalam kebijakan.Disarankan agar Pemerintah kabupaten Jepara melakukan revitalisasi program pemberdayaan UKM di sentra industri tenun ikat Troso dengan memperhatikan aspek kebutuhan komunitas (pengembangan UKM berbasis komunitas) menuju optimalisasi potensi sentra industri tenun ikat Troso. Serta melakukan penelitian evaluasi kebijakan tentang UKM sehubungan dengan upaya pemberdayaan  UKM di sentra industri tenun ikat Troso. Kata Kunci : kebijakan pemerintah, sentra industri, UKM, tenun ikat Troso