Arie Bororing
Universitas Pembangunan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KELAPA MELALUI DIVERSIFIKASI USAHA DAN LAHAN USAHA TANI DI DESA DUMOGA II KECAMATAN DUMOGA TIMUR KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Arie Bororing
Journal Agriculture Sciences Vol 4 No 1 (2016): Journal Agriculture Sciences
Publisher : Fakultas Pertanian UNPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Pendapatan Petani Kelapa melalui Disersifikasi Usaha dan Lahan Usahatani Di Desa Dumoga II Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini dilakukan adalah kelapa sebagai salah satu komoditas sub sector perkebunan yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian di Sulawesi Utara, tetapi pendapatan petani kelapa masih rendah. Untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa, maka pelu sentuhan teknologi berupa diversifikasi dan diversifikasi lahan. Tujuannya untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh melalui diversifikasi lahan dan usaha seta mengetahui perbedaan pendapatan antara petani yang tidak melakukan diversifikasi dengan petani. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan. Dengan jumlah responden sebanyak 50 orang, yang terdiri dari yang mengusahakan kelapa biji sebanyak 12 orang, yang mengusahakan kopra sebanyak 13 orang, yang mengusahakan kelapa + jagung sebanyak 10 orang serta yang mengusahakan kopra + jagung sebanyak 14 orang. Bahwa usaha dan diversifikasi lahan yang dilakukan oleh responden, memberikan nilai tambah yang cukup baik, dibandingkan dengan responden yang hanya melakukan usaha monokultur yaitu hanya menjual kelapa biji. Besarnya nilai tambah yang diperoleh jika melakukan divesifikasi usaha dan diversifikasi lahan, yaitu usaha pembuatan kopra sebesar Rp.1.085.058,-, usaha kelapa dan jagung sebesar Rp. 3.173.295,- dan usaha kopra dan jagung sebesar Rp.4.766.286,- Perbedaan pendapatan antara responden yang tidak melakukan diversifikasi usaha (hanya menjual kelapa butiran) dengan melakukan diversifikasi usaha yaitu Usahatani kelapa sebesar Rp. 1.795.750,- responden yang melakukan diversifikasi lahan (Kelapa + jagung) sebesar Rp. 4.969.045,- serta responden yang melakukan diversifikasi usaha dan diversifikasi lahan (Kopra + Jagung) sebesar Rp. 6.562.036,-
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN PEPAYA LOKAL DI DESA VAHUTA KECAMATAN BINTAUNA KABUPATEN BOLAANG MANGONDOW Arie Bororing; Masriana Tinumbia
Journal Agriculture Sciences Vol 7 No 4 (2019): Journal Agriculture Sciences
Publisher : Fakultas Pertanian UNPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepaya merupakan tanaman buah dari family Caricaceae dan merupakan komoditi hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Sebagai buah segar, pepaya relative disukai semua lapisan masyarakat karena cita rasanya yang enak,kaya vitamin A, B dan C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Lokasi penelitian ini di desa Vahuta, kecamatan Bintauna, kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan dilaksanakan pada bulan Juli – September Tahun 2018. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan : Pendapatan yang diperoleh oleh 25 petani pepaya lokal di Desa Vahuta adalah Rp. 78.500.000 dengan rata-rata Rp. 3.140.000/petani per 3 bulan. Saluran pemasaran dari usahatani pepaya lokal di Desa Vahuta adalah saluran pemasaran menggunakan pedagang pengumpul. Margin pemasaran total sebesar Rp.5.000, Farmers share yang diterima petani sebesar 50%. Nilai efisiensi pemasaran papaya lokal di Desa Vahuta dengan saluran pemasaran untuk pedagang pengumpul 50% dan pedagang pengecer 38,46%. Sehingga saluran pemasaran yang ada di Desa Vahuta sudah efisien dikarena kebanyakan petani memilih saluran pemasaran menggunakan pedagang pengumpul.