Penelitian ini berfokus kepada penalaran aljabar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penalaran aljabar siswa MA pada materi barisan dan deret ditinjau dari gaya kognitif field independent dan gaya kognitif field dependent. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu mengungkapkan dan memberi gambaran tentang fenomena atau kegiatan dari subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MA kelas XI, yaitu siswa yang mempunyai gaya kognitif Field Independent dan Field Dependent dengan kemampuan matematika setara. Pemilihan subjek dari tes gaya kognitif yaitu test GEFT. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan pemecahan masalah oleh subjek penelitian dengan cara tertulis dan wawancara dengan tes penalaran aljabar. Data yang diperoleh selanjutnya di triangulasi melalui pemberian masalah baru yang setara untuk dipecahkan pada waktu yang berbeda. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis data menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah pada tahap pengenalan pola, SFI membuat dugaan dengan membuat model matematika dari setiap unsur yang diketahui. Selanjutnya SFI melakukan perhitungan sesuai dengan model matematika yang dibuatnya berdasarkan informasi pada tahap pencarian pola. Pada tahap generalisasi pola, SFI menentukan aturan umum pola yang telah ditemukan pada setiap unsur penyusun pola. SFI melakukan perhitungan untuk menentukan suku pertama dari barisan aritmatika yakni jumlah kursi baris pertama pada gedung teater dan produksi pupuk organic pada bulan pertama. SFI juga melakukan perhitungan untuk mencari jumlah deret aritmatika yakni jumlah seluruh kursi yang ada pada gedung teater dan jumlah seluruh pupuk organic yang telah diproduksi selama 1 tahun. Selanjutnya, SFI memeriksa kembali pemecahan masalah penalaran aljabar. Sedangkan SFD pada tahap pencarian pola dapat menyajikan informasi - informasi yang ditanya dalam bentuk kata-kata dan simbol. Selanjutnya SFD mempresentasikan informasi yang diperoleh secara lisan dan tulisan, yakni SFD menuliskannya pada lembar jawabannya. Pada tahap pengenalan pola pada materi barisan dan deret, SFD menyajikan ide yang membantu menentukan hubungan antara yang diketahui dan ditanya. Pada tahap generalisasi pola, SFD melakukan perhitungan barisan dan deret, membuat model matematika sesuai dengan informasi dan menyelesaikannya.