Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kepatuhan Minum Tablet Zat Besi dengan Kejadian Prematur di Kabupaten Bantul Merita Diana; Hamam Hadi; Nur Indah Rahmawati
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.635 KB) | DOI: 10.21927/jnki.2013.1(2).43-47

Abstract

Indonesia memiliki angka kejadian premature sekitar 19% dan merupakan penyebab utama kematian perinatal. Kasus premature masih tinggi, disebabkan karena cakupan distribusi tablet besi yang masih cukup rendah sekitar 27%, juga masih tingginya angka kematian hamil yang tidak patuh untuk menghabiskan tablet besi yang diberikan atau sekitar 23%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat kepatuhan minum tablet zat besi dengan kejadian premature di Kabupaten Bantul. Jenis penelitian ini adalahobservasional dengan rancangan case control. Sampel penelitian terdiri dari kasus (persalinan prematur) dan kontrol (Persalinan aterm) sebanyak 156 dengan perbandingan sampel 1:1 antara kasus dan kontrol, yakni 78:78. Pengumpulan data dengan penelusuran secara door to door. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang kemudian dianalisa dengan menggunakan rumus uji statistic chi-square dan uji analisa odd ratio yang diolah secara komputerisasi. Hasil uji statistik odd ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95% didapat hasil OR=5,8 (95%[2,885-1175]) dan χ2 (26,326) dengan p-value (0,001) menunujukkan ada hubungan sangat erat antara kepatuhan ibu hamil minum tablet zat besi dengan kejadian premature dengan resiko ibu hamil yang tidak patuh mengonsumsi tablet zat besi mempunyai peluang 5,8 kali lebih besar terjadi prematur di banding ibu yang patuh minum tablet zat besi selama hamil. Kesimpulan ada hubungan sangat erat antara kepatuhan minum tablet zat besi selama hamil dengan kejadian premature dan di Kabupaten Bantul Tahun 2012. Ibu yang tidak patuh minum tablet zat besi selama hamil beresiko 5,8 kali lebih besar terjadinya premature dibandingkan dengan ibu yang patuh minum tablet zat besi selama hamil.
Gambaran Diri Tidak Berhubungan dengan Tingkat Depresi pada Lansia di UPT Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta Arif Kusmiarto; Hamam Hadi; Rista Apriana
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 1, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.15 KB) | DOI: 10.21927/jnki.2013.1(1).18-22

Abstract

Depresi terus menjadi sumber perdebatan terpusat pada persoalan pada pemahaman kita tentang penyebab dan perkembangannya yang sangat pesat. Depresi pada lansia lebih banyak tampil dalam perubahan fisik, seperti kelelahan kronis, gangguan tidur, penurunan berat badan. Depresi pada lansia juga dapat tampil dalam bentuk perilaku denial, merasa dirinya sudah tak berharga, ansietas atau penurunan fungsi kognitif, dan gangguan konsep diri seperti gambaran diri. Tingkat depresi muncul apabila lansia mengalami perubahan fisik yang menyebabkan gambaran dirinya buruk. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara gambaran diri dengan tingkat depresi pada lansia di UPT Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta. Jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu semua lansia yang tinggal di panti yang berjumlah 43 orang lansia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Variabel penelitiannya adalah gambaran diri dan tingkat depresi pada lansia. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan (81,2%) lansia mengalami gambaran diri dalam kategori sedang dengan tidak mengalami depresi, sedangkan lansia yang memiliki gambaran diri dalam kategori baik yaitu (100%) dengan lansia tidak mengalami depresi. Hasil p-value=0,312 (p=0,05). Kesimpulan rata-rata lansia yang tinggal di Panti Budhi Dharma tidak mengalami gangguan gambaran diri dan tidak mengalami depresi. Hipotesis yang diajukan ditolak, sehingga tidak ada hubungan antara gambaran diri dengan tingkat depresi pada lansia di UPT Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta.