moch bahrudin bahrudin
health polytechnic ministry of health surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Empowerment Of Health Careers In Early Detection Of Coronary Heart Disease During Pandemic In Kedungringin Village, Kec. Beji Pasuruan District: Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner Pada Masa Pandemi Di Desa Kedungringin Kec. Beji Kabupaten Pasuruan moch bahrudin bahrudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1238

Abstract

Kader Kesehatan merupakan salah satu pilar kekuatan Kesehatan di tatanan Desa atau rukun warga, salah satunya adalah berperan sebagai relawan Kesehatan ditatanan paling bawah dalam hal ini tingkat rumah tangga, sehingga  kader kesetan menjaga Kesehatan diwilayahnya. Kader Kesehatan sebagai perawat di tingkat dasar diantaranya merawat ditatanan keluarga dengan masalah jantung koroner, Perbedaan sudut pandang kader kesehatan dalam pengelolahan jantung koroner perlu dilakukan intervensi agar tidak menimbulkan permasalahan yang sangat besar, diantaranya adalah gagal jantung, gagal ginjal bahkan kematian dalam situasi ini, posisi kader Kesehatan sangat menentukan perawatan penyakit jantung koroner. Tujuan kegiatan ini adalah pemberdayaan  kader Kesehatan dalam pengolahan penyakit jantung coroner di Desa kedungringin. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan game ringan. Hasil dari kegiatan ini adalah Sebagian besar peserta kegaiatan ini memahami tentang pengertian, kriteria, tanda dan gejala, pengobatan ringan dari jantung koroner. Ada 4 pertanyaan dari peserta diantaranya adalah pengolahan makanan sehat, pertolongan pertama bila jantung koroner dan cara minum obat jantung koroner. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat akan dapat  memenuhi kebutuhan keluarga adalah adanya standart yang sama untuk bisa digunakan ibu-ibu menentukan tindakan dalam pengolahan penyakit jantung koroner di rumah tangga, yang pada akhirnya menurunkan jumlah komplikasi