Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI BERBAGAI STRATA SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PASRAMAN FORMAL Suyono Suyono
Jurnal PASUPATI Vol 7, No 2 (2020): MEDIA EDUKASI MELALUI TRADISI KEAGAMAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37428/pspt.v7i2.142

Abstract

Formal Pasraman is a religious education institution established by the community tha has been registered with a government agency. The existence of formal Pasraman is important for Hindus, because it is able to show its function of existence in accordance with the expectations of society. However, not all regions can implement these government programs, such as in Seputih Mataram Subdistrict, Central Lampun g Regency, which does not have a formal Pasraman. This research was conducted to determine the perception of the community, namely community leaders, and the general public, in Seputih Mataram Subdistrict, Central Lampung Regency, towards formal Pasraman. To abtain data ini this study used questionnaire data collection techniques. Sampling was done by using Disproportionate stratified random sampling technique using the Slovin formula. The method used in this research is descriptive quantitative percentage. The findings of the study are that the level of perception of both community leaders and the general public is not different, namely agreeing if a formal Pasraman is built in Seputih Mataram Subdistrict, except that the response in the case of formal Pasraman development within the scope of the village the level of perception of the general public is higher than community leaders. Meanwhile, the response in terms of donations of funds, material donations, and children’s interest in continuing their education at Hindu higher education, the level of perception community leaders was higher than that of the general public  
PEMAHAMAN NILAI-NILAI AJARAN AGAMA HINDU MELALUI MEDIA DHARMAGITA Suyono Suyono; Indrayani Ni Made
Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains Vol. 1 No. 1 (2022): Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains
Publisher : Perkumpulan Organisasi Profesi DPP Dosen Hindu Indonesia (DHI) Bekerja sama dengan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61330/vedajyotih.V1i1.2

Abstract

abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kurangya minat generasi muda dalam belajar berdhamagita, bagai mana dampak Dharmagita terhadap pemehaman nilai-nilai ajaran Agama, serta faktor penghambat dalam pengembangan Dharmagita pada anggota Pesantian Widya Sastra Di desa Rama Murti 2 Kecamatan Seputih Raman. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini digunakan tehnik pengumpulan data angket dan wawancara. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive snowball sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif non statistik. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa kemempuan daya seni yang dimiliki, keterbatasan keterampilan dan pengetahuan orang tua, lingkungan, dan kemajuan zaman menjadi factor penyebab kurangnya minat generasi muda dalam belajar dharmagita. Dharmagita mengandung nilai-nilai ajaran Agama Hindu meliputi tattwa, susila, dan upacara dan memberikan dampak yang baik pada pemahamn nilai-nilai ajaran Agama Hindu, akan tetapi, keterbatasan tenaga pengajar, waktu dan minimnya sosialisai menjadi faktor penghambat dalam pengembangan Dharmagita pada Pesantia Widya Satra Di Desa Rama Murti 2. Brkaitan dengan hal tersebut maka dirasa perlu adanya pembinaan dharmagita pada generasi muda, mengembangkan dharmagita sebagai media siar Dharma dan pembinaan yang berkelajutan, model serta penyesuaian waktu yang tepat agar lebih optimal