Juhri Juhri
UIN SMH Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA MATERI ORGANISASI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Ika Hardiati; Juhri Juhri
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.808 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i1.1258

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang rendah dalam pembelajaran PKn. Hal ini antara lain disebabkan karena kurangnya motivasi guru terhadap siswa. Selama ini pembelajaran PKn hanya berpusat kepada guru dengan penyampaian materi yang masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Oleh karena itu, dengan menggunakan model Make A Match berbantuan media gambar diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Pada penelitian ini digunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuevalen. Sampel yang diambil adalah kelas V A sebanyak 25 siswa dan kelas V B sebanyak 26 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil belajar diukur menggunakan tes objektif berupa pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis data dengan Program SPSS 16.0, pengujian hipotesis pada kelas eksperimen menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar antara pengguna model Make A Match berbantuan media gambar dengan model konvensional. Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) mempunyai kedudukan yang penting dalam upaya mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran PKn diarahkan untuk membentuk warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara yang baik, cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD I945.