Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Faktor Penyebab Balita Stunting Menggunakan Analisis Cluster Hierarki Dodi Satriawan; Dwi Agus Styawan
Jurnal Statistika dan Aplikasinya Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Statistika dan Aplikasinya
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSA.05106

Abstract

The stunting condition is characterized by the growth of childrens who are slow and fail to reach normal height. Some of the causes of stunting include household access to sanitation and drinking water sources, initiation of early breastfeeding, exclusive breastfeeding, full immunization, household income, and household access to nutritious food. This study aims to classify provinces in Indonesia based on the causes of stunting. The source of the data used is secondary data from the Ministry of Health and BPS in 2017. Clustering was carried out using the ward method cluster analysis. The clustering results are four groups with different characteristics. The first group of 16 provinces was a group with a high stunting factor. The second group consisting of 8 provinces was a group with a moderate stunting factor. The third group consisting of 6 provinces is a group with a low stunting factor. The fourth group consisting of 4 provinces is a group with a very high stunting factor.
DETERMINAN KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA Dwi Agus Styawan
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.702 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.36

Abstract

Cakupan universal kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu target yang ditetapkan dalam SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pencapaian UHC penduduk lansia dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia di Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah data Susenas 2017, dengan variabel-variabel yang diteliti antara lain wilayah tempat tinggal, jenis kelamin, status perkawinan, umur, tingkat pendidikan, keluhan kesehatan, dan status ekonomi (dalam kajian ini didekati dengan kelompok pengeluaran). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan Uji Chi Square sebagai metode untuk menguji hubungan/perbedaan secara statistik antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan empat hal. Pertama, penduduk lansia di Indonesia didominasi oleh perempuan, berumur 60-69 tahun, berstatus kawin, berpendidikan SD ke bawah, tinggal di wilayah pedesaan dan berada pada rumah tangga dengan kelompok pengeluaran 40 persen terbawah. Kedua, pencapaian UHC terhadap penduduk lansia relatif baik walaupun belum mampu menjangkau seluruh penduduk lansia di Indonesia. Ketiga, penduduk lansia di Indonesia masih tergantung pada bantuan pembiayaan jaminan kesehatan dari pemerintah. Keempat, determinan kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia di Indonesia adalah wilayah tempat tinggal, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, keluhan kesehatan dan status ekonomi. Oleh karena itu, sebagai upaya dalam mewujudkan target SDG’s, pemerintah harus terus memperluas jangkauan UHC melalui program-program perlindungan kesehatan bagi penduduk lansia. Program-program ini hendaknya juga harus didasarkan pada karakteristik penduduk lansia di setiap wilayah Indonesia.