Antenatal care sangat diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi demi kualitas hidup yang lebih baik. Penelitian ini adalah deskriptif korelasi bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu hamil dan motivasi keluarga terhadap pelaksanaan antenatal care. Penelitian ini dilakukan selama Februari 2011 menggunakan sampel 94 orang sesuai kriteria dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berisi data demografi, pengetahuan, motivasi keluarga dan pelaksanaan ANC. Dari hasil penelitian diperoleh, mayoritas responden berusia 21-35 (83%), sebagian besar responden multigravida (67%), primipara (36,2%), mayoritas tidak pernah mengalami keguguran (89,4%), mayoritas responden berpendidikan rendah (85,5%), mayoritas ibu tidak bekerja (80,9%). Berdasarkan kategori pengetahuan diperoleh tingkat pengetahuan yang baik (72,3%). Berdasarkan motivasi keluarga, responden mendapat motivasi keluarga pada kategori baik (94,7%). Berdasarkan pelaksanaan, mayoritas responden melaksanakan antenatal care dengan baik (80,9 %). Dari uji korelasi Spearman untuk menganalisa hubungan pengetahuan ibu hamil dan pelaksanaan antenatal care diperoleh nilai p = 0,036 > 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat korelasi bermakna antara pengetahuan dan pelaksanaan antenatal care dan untuk analisa hubungan motivasi keluarga dan pelaksanaan antenatal care diperoleh nilai p = 0,524 < 0,05 dapat disimpulkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara motivasi keluarga dengan pelaksanaan antenatal care. Sehingga dapat dianalisa bila ibu memiliki pengetahuan rendah maka motivasi dari keluarga akan meningkatkan motivasi ibu untuk melaksanakan ANC lebih teratur dan demikian juga sebaliknya. Jadi, penyampaian informasi oleh tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk memberikan pengetahuan dan pentingnya motivasi keluarga guna pelaksanaan ANC yang lebih baik. Kata kunci : Pengetahuan, motivasi keluarga, antenatal care