Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implikasi Pengggunaan Internet terhadap Partisipasi Sosial di Jawa Timur Wahyudiyono Wahyudiyono
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 8, No 2 (2019): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.644 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v8i2.2487

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat implikasi penggunaan internet terhadap partisipasi sosial di Jawa Timur. Teori yang dipakai adalah teori uses and gratification. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dilakukan melalui metode survei. Sampel lokasi ditentukan dengan teknik multistage area random sampling secara proporsional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara dengan responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet mengakibatkan meningkatnya partisipasi aktif pada responden untuk terlibat dalam kegiatan di masyarakat. Pengggunaan internet juga turut berperan dalam pengambilan keputusan. Hanya separo responden yang menilai bahwa penggunaan internet dapat memberikan partisipasi aktif pada responden untuk mengikuti aktifitas politik. Penggunaan internet oleh masyarakat juga dinilai responden dapat meningkatkan pastisipasi aktif bagi warga sekitar untuk terlibat dalam kegiatan masyarakat. Sebagian besar responden juga berpendapat penggunaan internet berperan bagi warga untuk mengambil keputusan. Separo responden berpendapat penggunaan internet berperan bagi warga untuk mengikuti aktifitas politik.
Persepsi Masyarakat Terhadap Covid-19 Pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Wahyudiyono Wahyudiyono; Bambang Riawan Eko; Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10, No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Covid-19 pascapelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 4 level. Persepsi tersebut meliputi persepsi tentang bahaya penyakit Covid-19, penerimaan terhadap vaksinasi Covid-19, tanggapan atas kemungkinan munculnya varian baru Covid-19 dan respons terhadap kehidupan sosial yang normal. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 25 sampai 31 Oktober 2021. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan  Google form. Link untuk pengisian  tersebut dipublikasikan melalui media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp. Umur responden dibatasi antara 17 – 65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sangat menyadari bahaya penyakit Covid-19 dan khawatir tertular, dengan persentase sebesar 64,5%. Masyarakat juga mengkhawatirkan munculnya varian baru Covid-19 yang bisa memicu serangan Covid-19 gelombang ketiga, dengan persentase sebesar 74,2%. Masyarakat menyadari dan sangat percaya pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk mengatasi penyakit Covid-19, dengan persentase sebesar 90,7% dan sebagian besar (96,9%) sudah melaksanakan vaksinasi. Pelaksanaan vaksin sebagian besar dilakukan saat terjadinya puncak serangan Covid-19. Berkurangnya jumlah kasus penularan Covid-19 akhir-akhir ini membuat sebagian besar responden berpendapat bahwa sudah waktunya berbagai aktivitas mulai dilaksanakan lagi, misalnya kegiatan keagamaan, pembelajaran tatap muka, maupun kegiatan lainnya di tempat umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Covid-19 Pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Wahyudiyono Wahyudiyono; Bambang Riawan Eko; Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 10 No 2 (2021): Komunika
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v10i2.4484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Covid-19 pascapelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 4 level. Persepsi tersebut meliputi persepsi tentang bahaya penyakit Covid-19, penerimaan terhadap vaksinasi Covid-19, tanggapan atas kemungkinan munculnya varian baru Covid-19 dan respons terhadap kehidupan sosial yang normal. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 25 sampai 31 Oktober 2021. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan  Google form. Link untuk pengisian  tersebut dipublikasikan melalui media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp. Umur responden dibatasi antara 17 – 65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sangat menyadari bahaya penyakit Covid-19 dan khawatir tertular, dengan persentase sebesar 64,5%. Masyarakat juga mengkhawatirkan munculnya varian baru Covid-19 yang bisa memicu serangan Covid-19 gelombang ketiga, dengan persentase sebesar 74,2%. Masyarakat menyadari dan sangat percaya pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk mengatasi penyakit Covid-19, dengan persentase sebesar 90,7% dan sebagian besar (96,9%) sudah melaksanakan vaksinasi. Pelaksanaan vaksin sebagian besar dilakukan saat terjadinya puncak serangan Covid-19. Berkurangnya jumlah kasus penularan Covid-19 akhir-akhir ini membuat sebagian besar responden berpendapat bahwa sudah waktunya berbagai aktivitas mulai dilaksanakan lagi, misalnya kegiatan keagamaan, pembelajaran tatap muka, maupun kegiatan lainnya di tempat umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.